Proyek Jalan Hotmix ,TPT,Penahan batas jalan Milik Dinas Bina Marga Sumut Diduga Asal Jadi

Klivetvindonesia.com Taput –  Pekerjaan Jalan Hotmix Milik Dinas Bina Marga Provinsi Sumatera Utara yang ada di Desa Sitanggor ,Kecamatan Muara ,Kabupaten Tapanuli Utara,Provinsi Sumatera Utara ,Patut Di Pertanyakan Pasalnya Terkesan Asal Jadi,Rabu 19/2.

 

Berdasarkan Pantauan team Media ini Di Lapangan Untuk Proyek Pekerjaan Proyek tersebut patut di pertanyakan karena kuat dugaan pihak rekanan dengan mengerjakan secara asal asalan demi meraup keuntungan yang besar.

 

Selain tipis ukurannya diduga tidak Sesuai dengan standar,dan jalannya pun bergelombang dan pecah pecah dan Tidak halus yang menandakan bahannya gang kurang berkualitas, Rabu 15/02/2023.

Salah Satu Warga bermarga Ompusunggu menyampaikan kepada awak Media sangat menyanyangkan atas pekerjaan tersebut, pihaknya sebagai pengguna Jalan tentunya sangat mengharapkan Jalan itu dibangun dengan hasil maksimal dan bisa di perbaiki kembali.

 

“Kalau seperti ini saya yakin tidak akan bertahan lama, apa lagi melihat kondisinya seperti ini ucapnya.

 

Jadi dari pihak warga sangat menyayangkan pekerjaan tersebut yang baru aja selesai di kerjakan di bulan Desember 2022 yang aasih hitungan seumur bayam sudah rusak.

 

Patut di pertanyakan Kualitas Aspal hotmix yang di gunakan untuk pekerjaan Jalan hotmix tersebut yang sangat jauh dari standar Jalan hotmix.

 

Warga Sitanggor mengharapkan kepada Dinas terkait bisa untuk memperbaiki kembali.

Kepada pihak Bina Marga dapat menekan kan rekanan untuk memasang papan Anggaran karena mengunakan anggaran negara, sesuai amanah Undang-undang Keterbukaan informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012 Tuturnya.

 

Disisi lain tembok penahan jalan sudah ada yang rubuh,ini menanadakan kualitas pekerjaan terkasan asal jadi,yang penting untung banyak.

 

Juga marka penahan jalan disisi jurang Danau Toba terkesan asal jadi,terlihat tiang penanggah tergantung diatas jurang,sebahagian semen pemegang tiang juga terlihat rapuh bila tersentuh besi penangga jalan goyang-goyang,jadi terkesan asal-asalan.

 

Prengki Marpaung PPK Binamarga Provinsi Sumatera Utara mengatakan saat dikonfirmasi lewat telpon genggamnya terkait proyek dimaksut ,”mauli ate lae informasinya nga huperintahon tu pemborong nai asa dipadenggan ,(terima kasih lae informasinya,sudah saya perintahkan pihak rekanan untuk memperbaikinya,sebutnya.

 

Kadis Binamarga Provinsi Sumatera Utara ,sampai saar berita ini diturunkan belum berhasil.

 

 

Reporter   :  Dodi F, Manalu/ Tim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *