Klivetvindonesia.com,Sambas,kalbar,-Anggaran pemerintah setiap tahun terus memprioritaskan infrastruktur untuk memudahkan aktivitas masyarakat demi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia untuk mempercepat perputaran perekonomian warga agar semakin meningkat, pagu dana yang dianggarkan dari pemerintah pusat, pemerintah propinsi maupun kabupaten bahkan pemerintah desa, itu semua bertujuan untuk kemudahan seluruh masyarakat.
Namun dari sekian banyak proyek pemerintah yang dianggarkan untuk pembangunan, terutama dibidang peningkatan infrastruktur masih ada yang diduga mengambil kesempatan dengan memanfaatkan jabatan dan pengaruhnya untuk kepentingan pribadi atau golongan.
Hal ini tentu saja perlu dievaluasi dan diusut tuntas karena diduga sudah merugikan masyarakat umum,merugikan negara karena hanya dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi atau golongan saja.
“Warga yang biasa dipanggil Bang YO mempertanyakan terkait titik lokasi yang dikerjakan di Desanya, Kok bisa ya kegiatan jalan beton pemerintah masuk ke kebun sawit pakai pagar lagi,”katanya.Minggu, 15 Januari 2023.

Adapun proyek yang dimaksud adalah satu paket kegiatan di desa Lubuk Dagang, Dusun Sebenua, Kecamatan Sambas, Propinsi Kalimantan barat, Nomor kontrak 027/E9.07/SPK-PL/PPK-WK.PSU/APBD/2022 pelaksana CV.IKHWAN, kegiatan (PENINGKATAN KUALITAS PERMUKIMAN) program Penyediaan Prasarana, Sarana,dan Utilitas umum di Permukiman untuk menunjang Fungsi Permukiman. Dengan pagu dana Rp 179.501.000.00,-
Adapun proyek tersebut bukan dikawasan permukiman melainkan jalan kebun sawit yang diduga kebun milik pribadi, tentu saja tidak ada alasan Dinas Terkait (PPK) untuk berdiam dengan hal ini dan wajib menyampaikan penjelasan kepada publik.
Saat dikonfirmasi kepala bidang perumahan dan permukiman provinsi Kalimantan barat via Whats’up 0822-5xxx-xxxx namun diabaikan padahal chat konfirmasi sudah centang dua, dan ditelp beberapa kali juga tidak diangkat.Senin,16 Januari 2023.
(Sudarsono)





