klivetvindonesia.com Ketapang –Senin Tanggal 26 Desember 2022 Pukul 15:53, Barau timbun Rabat beton pembangunan akses jalan masuk keluar masuk Puskesmas Mulia Baru kec delta pawan kab Ketapang yang di laksanakan CV.Audiamor pagu dana RP.324.489.630 PPK dua adapun kegiatan tersebut diduga asal jadi.
Tim investigasi LAKI Bapak Jumadi mendatangi lokasi pekerjaan yang diduga tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan, dimana papan penahan timbunan bagian samping mengunakan papan kayu lokal. Yang seharusnya mengunakan kayu Ulin.
Jumadi mengatakan “Barau timbun Rabat beton pembangunan akses jalan masuk keluar masuk Puskesmas Mulia Baru kec delta pawan kab Ketapang yang di laksanakan CV.Audiamor pagu dana RP.324.489.630 PPK dua adapun kegiatan tersebut sesuai dengan hasil investigasi Jumadi anggota tim investigasi DPC laki laskar anti korupsi Indonesia Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat menduga kegiatan tersebut mar’up atau asal asalan
kenapa diduga sedemikian Karna barau tersebut ada menggunakan kayu lokal apakah CV tersebut kekurangan anggaran maka dari itu Jumadi meminta kepada Inspektorat ,BPK, Badan Pemeriksa Keuangan, Kejaksaan maupun APH yang lainnya agar bisa memeriksa atau menyelidiki CV tersebut telah diduga penyalah gunaan Anggaran APBD pemerintah daerah Ketapang sebesar Rp.324.489.630. yang di temukan Jumadi pada tanggal tersebut di atas pemungkasnya Jumadi LAKI kalbar.
“Kami berharap Agar Pemerintah khususnya Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat segera untu menindak lanjuti apa yang menjadi temuan kami ujar Jumadi.
(R.ed)





