Klivetvindonesia.com Bengkayang – Pasukan merah akan berorasi damai dan menyampaikan sekmen nya peduli masarakat di kantor PT jo Perdana Agri Perkasa di kecamatan Monterado Kabupaten Bengkayang kalbar pada DI temui Beberapa awa media Di Kediam nya di desa Serindu pada tanggal 21.06.2022 yg mana aksi Demo ini akan mennuntut hak – hak masrakat di depan kantor PT jo Perdana agri perkasa Saat Di wawan carai Media KLTV Dan beberapa Awak media yg tergabung, Rabu (22/06/22).
Orasi damai pasukan merah ini akan berkumpul dan menuntut hak masrakat di tanah adat nya sendiri, Aton Menyatakan Besok Tanggal 22 Akan Mengadakan Aksi Damai Demo Dari TBBR Di Kantor PT jo ,Karna Pihak Perusahaan Memper Maikan Masarakat Mitra Yang per janjian nya Di Ulah – ulah Sendiri Dan Masalah ini Sudah Berjalan Dengan Waktu, Sudah Di Bahas Di Catmat Dan Di Desa Pemerintahan Termaksuk Di Pemerintahan Kabupaten Pun Sudah Namun Pihak PT jo Tidak Mau Punya Etika Yang baik ,Jadi Maka Masalah Ini Ke Pihak TBBR katanya.
Maka Hari Esok Kami Akan Adakan Aksi Damai Yang Akan Di Ikuti Masarakat Bersama. Setelah Itu Kami Akan Menuntut Hak Masrakat,Hak Mitra Yang Terjolimi Oleh Pihak PT Perusahaan tersebut ,Kurasa Semua Sudah Tau Pihak Perusahaan Sudah Mengingkari Janji Yang Mana Dulu Janji 30 (Tiga Puluh) Tahun Menjadi 60 (enam Puluh) Tahun Dan Yang Dulu Janji 4 (Empat) Tahun Menjadi 8 (Delapan) Tahun, Kata Aton.
Yang Ke 2 (Dua) Juga Selama Ini Orang Kita Satu Per Satu Di Pecat Secara Sepihak Jadi Orang Kita Di Lengser Satu Per Satu secara sepihak Maka Kami Turun Dengan Aksi Damai TBBR Dan Kami Akan Tidak Terlalu Jauh Mengambil Sikab Asalakan Perusahaan Punya Etika Baik Menyampaikan Aspirasin Dan Perusahaan Harus Memenuhi Tuntutan Apa Yang Di Tuntut Oleh Mitra, ungkapnya Aton.
Begitu Juga Kami Berpesan Kepada Pemerintah Kabupaten Bengkayang Jangan Tutupi Masalah Ini Yang Di Gaji Untuk Masarakat Dan Saatnya Berpihak Kepada Masarakat Kecil, Bukan BerPihak Kepadada Bos – bos Perusahaan Yang Nakal ,Dan Sekian Sekmen Saya Ungkap Tutup Aton.
Penulis : Andrianus
Editor : Reza Nasti





