PANGKEP- KLTV INDONESIA klivetvindonesia.com. PANGKEP — Upaya mendukung pemenuhan gizi bagi anak-anak sekolah terus dilakukan melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berjalan di berbagai wilayah, termasuk di Kecamatan Tondong Tallasa, Kabupaten Pangkep. Salah satu tahapan penting dalam program ini adalah memastikan proses penyiapan makanan berlangsung sesuai standar kebersihan, keamanan, serta kesiapan distribusi ke sekolah-sekolah penerima manfaat.
Pada hari Jumat, 30 Januari 2026, sekitar pukul 09.00 WITA, bertempat di Dapur Sehat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh Yayasan Darul Barokah di Jalan Batu Bara, Dusun Parang Lombasa, Desa Bantimurung, Kecamatan Tondong Tallasa, Kabupaten Pangkep, telah dilaksanakan kegiatan pemantauan proses penyiapan dapur sehat. Kegiatan ini dipantau langsung oleh Serda Anwar Tiwi selaku Babinsa Desa Tondongkura dari Koramil 1421-01/Balocci.
Pemantauan dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan penyiapan makanan berjalan dengan baik, mulai dari proses memasak, pengemasan, hingga kesiapan distribusi ke sekolah-sekolah sasaran. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari dukungan TNI melalui aparat kewilayahan dalam menyukseskan program pemerintah pusat yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi peserta didik, sejalan dengan program Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto.
Dalam laporan kegiatan di lapangan, diketahui bahwa aktivitas memasak telah dimulai sejak malam hari, tepatnya pukul 21.00 WITA hingga pukul 04.30 WITA. Para petugas dapur bekerja secara bergantian untuk memastikan makanan dapat disiapkan tepat waktu sehingga siap dikemas dan segera didistribusikan pada pagi hari.
Sementara itu, proses pengemasan makanan mulai dilakukan sejak pukul 03.00 WITA dan masih berlangsung hingga waktu pemantauan dilakukan. Total jumlah makanan yang berhasil dikemas mencapai 2.638 porsi, yang selanjutnya akan didistribusikan ke berbagai sekolah di wilayah Kecamatan Tondong Tallasa dan sekitarnya.
Menu makanan yang disiapkan pada hari tersebut terdiri dari nasi kuning, telur dadar, tempe goreng dengan kecap, sayur labu siam, serta buah lengkeng sebagai pelengkap nutrisi. Menu tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak dengan komposisi karbohidrat, protein, sayuran, dan buah yang seimbang.
Dalam proses pengolahan makanan, para pekerja dapur telah menerapkan standar kebersihan yang baik dengan menggunakan masker dan sarung tangan selama proses memasak dan pengemasan berlangsung. Hal ini penting untuk menjaga kualitas serta keamanan makanan sebelum dikonsumsi para siswa penerima manfaat program. 
Kondisi cuaca selama kegiatan berlangsung dilaporkan cerah, sehingga mendukung kelancaran proses pengemasan serta persiapan distribusi. Hingga pukul 09.20 WITA, seluruh rangkaian penyiapan makanan masih berlangsung dan siap untuk segera dikirimkan ke sekolah-sekolah tujuan menggunakan dua unit mobil serta dua unit sepeda motor operasional.
Distribusi makanan mencakup berbagai jenjang pendidikan mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA, hingga pesantren di sejumlah wilayah, dengan total keseluruhan porsi yang didistribusikan mencapai 2.638 porsi. Sekolah-sekolah penerima manfaat tersebar di Desa Bantimurung, Lanne, Bonto, Libureng, Bilango, Tondongkura, hingga wilayah sekitarnya.
Dengan adanya pemantauan langsung oleh aparat kewilayahan, diharapkan proses penyiapan dan distribusi makanan tetap berjalan lancar, higienis, dan tepat sasaran. Program Makan Bergizi Gratis ini menjadi salah satu bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini melalui pemenuhan gizi yang baik bagi anak-anak sekolah.
Kegiatan berlangsung aman dan tertib tanpa adanya kendala berarti, serta mendapat dukungan penuh dari pihak pengelola dapur, petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta unsur terkait lainnya yang bersama-sama berkomitmen untuk menyukseskan program nasional tersebut di wilayah Kabupaten Pangkep.







