Klivetvindonesia,com. Pesawaran- Akibat intensitas curah hujan yang tinggi mengakibatkan jembatan penghubung di dusun 6 Desa Penengahan Kecamatan Way Khilau mengalami ambrol, guna memperlancar mobilisasi masyarakat TNI melalui Babinsa bekerjasama dengan Bhabinkamtibmas dan masyarakat bergotong royong membuat jembatan darurat.

Keterangan melalui Serda Medi Kurniawan menjelaskan, kejadian ambrolnya jembatan tersebut akibat luapan sungai yang mengakibatkan jembatan tidak mampu menahan debit air.
“Untuk itu pasca ambrol nya jembatan kami bersama sama unsur Bhabinkamtibmas dengan masyarakat berupaya membuat jembatan darurat menggunakan material kayu dan membersihkan sisa sisa puing akibat banjir agar akses masyarakat tidak terhambat,” ujar Serda Medi selasa (20/1/2026)
Mudah mudahan dengan ada nya jembatan darurat ini masyarakat tidak terganggu melakukan aktivitas sehari sehari.
“Gerak cepat ini merupakan bentuk kerja sama yang baik antara unsur masyarakat serta aparatur desa dan kami sebagai pembina desa selalu siap jadi garda terdepan dalam setiap kesulitan warga binaan.” Pungkasnya
Mil/Dy







