Kebun Jagung Harapan: Semangat Tani Rahmatan Dg Lewa Tumbuhkan Kemandirian Pangan di Tonasa

PANGKEP- KLTV INDONESIA klivetvindonesia.com. Pangkep – Hamparan kebun jagung milik Rahmatan Dg Lewa tampak menghijau dan subur di Kampung Puncak, Kelurahan Tonasa, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Barisan tanaman jagung yang tumbuh rapi di atas lahan pertanian tersebut bukan hanya menjadi pemandangan yang menyejukkan mata, tetapi juga menjadi simbol semangat dan ketekunan warga tani dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga.

Kebun jagung yang dikelola secara mandiri oleh Rahmatan Dg Lewa bersama keluarganya ini merupakan hasil dari kerja keras yang dilakukan sejak awal masa tanam. Dengan mengandalkan pengetahuan bertani yang diwariskan secara turun-temurun, ditambah dengan kemauan untuk terus belajar dan beradaptasi, Rahmatan mampu mengolah lahannya secara sederhana namun terencana dan efektif.

Proses pengolahan lahan dimulai dari pembersihan dan penggemburan tanah, pemilihan bibit unggul yang sesuai dengan kondisi lahan, hingga penanaman yang dilakukan dengan perhitungan jarak tanam yang tepat. Perawatan rutin seperti penyiraman, pemupukan, serta pengendalian hama dilakukan secara konsisten agar tanaman tumbuh sehat dan menghasilkan panen yang optimal. Ketekunan inilah yang menjadi kunci utama keberhasilan kebun jagung tersebut.

Bagi Rahmatan Dg Lewa, bertani bukan sekadar mata pencaharian, tetapi juga bentuk komitmen untuk menjaga ketersediaan pangan bagi keluarga dan masyarakat sekitar. Hasil panen dari kebun jagung ini tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga dijual untuk menambah penghasilan keluarga. Dengan demikian, kebun jagung tersebut memberikan manfaat ganda, baik dari sisi ketahanan pangan maupun peningkatan ekonomi.

Keberhasilan Rahmatan dalam mengelola kebun jagungnya turut memberikan inspirasi bagi warga Kampung Puncak dan masyarakat Kelurahan Tonasa secara umum. Banyak warga yang mulai kembali memanfaatkan lahan-lahan kosong di sekitar rumah untuk ditanami tanaman produktif, baik jagung, sayuran, maupun komoditas pertanian lainnya. Semangat gotong royong dan saling berbagi pengalaman bertani pun semakin tumbuh di tengah masyarakat.

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi sektor pertanian, mulai dari perubahan cuaca hingga keterbatasan sarana dan prasarana, usaha tani yang dijalankan Rahmatan Dg Lewa menjadi bukti bahwa pertanian lokal masih memiliki harapan besar. Dengan kerja keras, ketekunan, serta pengelolaan yang baik, lahan pertanian yang sederhana pun mampu memberikan hasil yang menjanjikan.

Keberadaan kebun jagung di Kampung Puncak diharapkan terus mendorong kemandirian pangan masyarakat Kelurahan Tonasa. Selain itu, kegiatan pertanian seperti ini juga diharapkan dapat memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar daerah, serta menciptakan lingkungan yang produktif dan berkelanjutan.

Melalui kebun jagung yang dikelola dengan penuh semangat, Rahmatan Dg Lewa tidak hanya menanam benih jagung di tanah, tetapi juga menanam harapan bagi masa depan masyarakat Tonasa. Sebuah pesan sederhana namun kuat bahwa dengan kerja keras, konsistensi, dan kecintaan pada tanah sendiri, pertanian lokal dapat tumbuh, berkembang, dan menjadi pondasi kesejahteraan warga.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *