Babinsa Tondongkura Pantau Penyiapan Dapur Sehat MBG di Bantimurung, Ribuan Porsi Disiapkan untuk Pelajar di Tondong Tallasa

PANGKEP- KLTV INDONESIA klivetvindonesia.com.Pangkep — Dalam rangka memastikan kelancaran dan kualitas pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), Babinsa Desa Tondongkura Koramil 1421-01/Balocci, Serda Anwar Tiwi, melaksanakan pemantauan langsung terhadap proses penyiapan makanan di Dapur Sehat Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh Yayasan Darul Barokah, berlokasi di Jalan Batu Bara, Dusun Parang Lombasa, Desa Bantimurung, Kecamatan Tondong Tallasa, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), pada Jumat, 9 Januari 2026, sekitar pukul 09.10 Wita.

Kegiatan pemantauan ini merupakan bagian dari dukungan TNI terhadap suksesnya program strategis pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah, khususnya di wilayah pedesaan dan daerah yang membutuhkan perhatian lebih. Program MBG sendiri merupakan salah satu program prioritas Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, yang bertujuan untuk memperkuat generasi muda Indonesia melalui pemenuhan gizi yang layak, sehat, dan berkelanjutan.

Dalam pemantauannya, Serda Anwar Tiwi meninjau secara menyeluruh setiap tahapan proses, mulai dari persiapan bahan makanan, aktivitas memasak, hingga proses pengemasan yang dilakukan oleh petugas dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wilayah Kabupaten Pangkep. Dari hasil pemantauan, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan sesuai dengan standar operasional yang ditetapkan.

Diketahui, aktivitas memasak telah dimulai sejak malam hari, tepatnya pada pukul 21.00 Wita hingga 04.30 Wita dini hari. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh menu siap tepat waktu sebelum didistribusikan ke sekolah-sekolah sasaran. Sementara itu, proses pengemasan makanan dimulai sejak pukul 03.00 Wita dan hingga pukul 09.00 Wita masih terus berlangsung, dengan total pengemasan mencapai 2.067 porsi pada tahap awal, dan secara keseluruhan jumlah yang didrop mencapai 2.638 porsi.

Adapun menu yang disiapkan pada hari tersebut terdiri dari nasi lontong, sate ayam dengan bumbu sate, sayur colu yang dipadukan dengan selada, serta buah pisang sebagai pelengkap gizi. Menu tersebut disusun dengan mempertimbangkan kebutuhan gizi seimbang bagi anak-anak usia sekolah, mencakup unsur karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral.

Dalam aspek kebersihan dan keamanan pangan, seluruh pekerja di dapur sehat menerapkan standar yang baik dengan menggunakan masker dan sarung tangan selama proses pengolahan dan pengemasan makanan. Selain itu, tidak ditemukan adanya kendala maupun hal-hal menonjol selama kegiatan berlangsung (Haljol: Nihil), meskipun kondisi cuaca pada saat itu hujan.

Setelah proses penyiapan dan pengemasan selesai, makanan siap didistribusikan menggunakan dua unit mobil dan dua unit sepeda motor untuk menjangkau puluhan sekolah di wilayah Kecamatan Tondong Tallasa dan sekitarnya. Program MBG ini menyasar berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA, hingga SMK serta lembaga pendidikan berbasis pesantren.

Adapun sekolah-sekolah penerima manfaat antara lain: SMA 8, SMP, Pesantren, SD 9, SD 17, TK Pertiwi, TK PGRI, PAUD KB Caradde, PAUD KB Bintang Cole-Cole, TK Pertiwi Malaka, SD 12 Malaka, PAUD KB Cendana Bu’nea, PAUD KB Taman Indah Libureng, PAUD KB Lestari, TK Pertiwi Bulu Tellue, SD 34 Libureng, SD 16 Bulu Tellue, SD 10 Kampung Baru, SD 3 Satap Bulu Tellue, PAUD Cenrana, SD 36, PAUD KB Matahari, SD 7 Lanne, SMK 9, SMP 5 Satap Lanne, SMP 4 Satap Bonto, PAUD Kebangsaan Lanne, TK Pertiwi Lanne, SD 33 Bilango, PAUD KB Tunas Muda Bonto, TK Pertiwi Bonto, PAUD Al Ikhlas Barone Bonto, SD 10 Bonto, SD 21 Birao, PAUD Bunga Anggrek Bilango, PAUD Melati Mario, SD 55 Mario, SD Bonto Tinggi, SD 22 Tondondokura, SMP 2 Tondongkura, KB Mentari Alam Tondongkura, KB Pabbicarae Badong, KB Mekar Sari Tondondokura, SD 35 Badong, TK Pertiwi Tondondokura, TK Aisyiyah Tondondokura, PAUD Al Khaerat Bonto Tinggi, hingga SD Mangilu.

Dengan total distribusi 2.638 porsi, program ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan status gizi anak-anak sekolah, sekaligus mendukung tumbuh kembang mereka agar lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan.

Serda Anwar Tiwi menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap pelaksanaan program MBG di wilayah binaannya. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap tahapan berjalan sesuai prosedur, tepat sasaran, serta benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Program Makan Bergizi Gratis ini sangat penting bagi masa depan generasi muda. TNI melalui Babinsa akan selalu hadir untuk mengawal, mendukung, dan memastikan pelaksanaannya berjalan dengan baik di lapangan,” ujar Serda Anwar Tiwi di sela-sela kegiatan.

Dengan sinergi antara pemerintah, TNI, tenaga pelaksana, dan masyarakat, program MBG di Kabupaten Pangkep diharapkan dapat terus berkelanjutan sebagai upaya nyata dalam mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan berkualitas.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *