MAKASSAR – KLTV INDONESIA
–klivetvindonesia.com– Pengakuan sejumlah Nelayan dan penjual Ikan yang ditemui reporter KLTV Indonesia di Tempat Pelelang Ikan Paotere ( TPI ) Kota Makassar Sulawesi selatan , Selasa, 6 /1 /2026 bahwa sejak adanya paceklik , 10 hari sebelum masuk tahun baru hasil tangkap ikan mereka sangat menurun drastis ,” ujar karim

Sedangkan Basri dan Sarif yang keseharian-nya berprofesi sebagai penjual Ikan menyampaikan bahwa dengan keadaan yang demikian terpaksa harga ikan merangkak naik karena yang membutuhkan ikan banyak sementara stok ikan dari nelayan sangat terbatas ,” ujar Basri .

Keterkaitan dengan hal tersebut wartawan menjumpai Kepala Unit Pelaksana Tugas ( UPT ) Tempat Pelelang Ikan ( TPI ) Paotere Kota Makassar , Nursyamsu Burhan , S .Tr .Kes M.M diruang kerjanya, Selasa , 6 Januari 2026 , namun yang bersangkutan belum ada diruang kerjanya karena ada urusan penting yang tidak bisa diwakili ,” ujar salah satu stafnya.

Sehubungan dengan hal tersebut media ini berbincang bincang dengan Pengelola Data Produksi TPI Paotere Kota Makassar , Harengga Erlangga , SE di dermaga Ikan untuk diminta komentarnya , menurut dia , bahwa betul apa yang disampaikan oleh Nelayan dan Penjual Ikan bahwa sejak adanya paceklik, 10 hari sebelum masuk tahun baru harga ikan sudah mulai merangkak naik,” ujar Haerengga .
Menjawab pertanyaan , menurut dia, kalau tidak musim paceklik pasti banyak kapal kayu penangkap ikan baik yang berskala sedang maupun besar banyak yang merapat di dermaga tempat pelelang ikan ini ( TPI ), tapi dengan keadaan yang demikian, kelihatan kurang sekali kapal kayu tersebut merapat di TPI karena tidak ada hasil tangkap ikan yang mereka tangkap,” ujarnya.

Selain itu , pemicunya juga disebabkan angin di dermaga TPI ini , hembusan anginnya sudah kencang , apalagi di tengah laut pasti lebih kencang ,” ujarnya .
Ada juga sebagian Nelayan yang berani melaut untuk mencari dan menangkap Ikan sedangkan ada juga Nelayan belum melaut karena , mengingat cuaca belum bersahabat ,” tutup pria yang rama ini .





