Wakapolsek Ma’rang Hadiri Ritual Mappalili dan Tudang Sipulung di Rumah Adat Assouraja

PANGKEP-KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com,Pangkep, Sulsel — Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai pelaksanaan Ritual Mappalili (Komando Turun Sawah) di Rumah Adat Saoraja, Jalan A. Sadda, Kelurahan Bonto-Bonto, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep, Minggu (9/11/2025).

Kegiatan adat yang menandai dimulainya masa tanam padi tahun 2025–2026 ini mengusung tema “Melalui Ritual Mappalili, Kita Wujudkan Peningkatan Swasembada Pangan Nasional.”

Acara dihadiri oleh Wakapolsek Ma’rang Ipda Hasan, S.H., yang turut didampingi Bhabinkamtibmas Aipda Wahyuddin, bersama jajaran pemerintah dan tokoh masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut:

 • Lurah Bonto-Bonto Barhaman, S.Sos., M.M.

 • Ketua KTNA Kecamatan Ma’rang Usman Kambi, Lc.

 • Para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Ma’rang

 • Tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat

 • Anggota DPRD Kabupaten Pangkep Muh. Aidil

 • Mahasiswa UNM Makassar

 • Tokoh perempuan dan masyarakat sekitar

Malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Barasanji, pentas seni tari oleh siswa SMPN 1 Ma’rang, Tudang Sipulung, serta lomba domino yang menambah semarak acara.

Dalam kesempatan itu, Wakapolsek Ma’rang Ipda Hasan menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem.

“Kami mengajak masyarakat untuk selalu berhati-hati terhadap potensi bencana alam seperti angin puting beliung, pohon tumbang, tanah longsor, dan banjir bandang,” ujarnya.

Ritual Mappalili sendiri merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Ma’rang sebagai tanda dimulainya musim tanam padi. Selain sarat nilai spiritual dan budaya, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat semangat gotong royong dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *