Klivetvindonesia.com-Makassar
Dalam upaya memperkuat peran masyarakat dalam memerangi penyalahgunaan narkoba, Kapolsek Manggala Kompol Semuel To’longan, SH., M.H., M.Si. hadir sebagai narasumber pada kegiatan Penyuluhan Bahaya Narkoba bagi Tokoh Masyarakat pada Kelurahan Bersinar Kegiatan XII Tingkat Kota Makassar Tahun 2025, yang digelar pada Rabu, 5 November 2025, di Aula Kantor Kecamatan Manggala, Jl. Bitowa Raya No. 3, Kelurahan Manggala, Kota Makassar.
Kegiatan yang dihadiri sekitar 100 peserta dari kalangan RT/RW se-Kecamatan Panakkukang ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba dan pentingnya peran aktif masyarakat dalam pencegahan serta pemberantasan penyalahgunaan zat terlarang tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya:
Ust. H. Andi Baso Ibrahim, S.E., M.A. (Ketua DPRD Komisi A Kota Makassar),
Fathur Rahim (Kepala Badan Kesbangpol Kota Makassar),
Chaidir, S.STP., M.Si. (Kabid Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, Agama dan Ormas Kesbangpol Makassar),
Dr. Hari, S.IP, S.H., M.H., M.Si., M.Ikom (Analis Kerukunan Umat Beragama),
Noldi Hutapea, S.E., M.Si. (Moderator),
serta para tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Komisi A Kota Makassar, Ust. H. Andi Baso Ibrahim, S.E., M.A., mengapresiasi kegiatan ini sebagai langkah nyata membangun kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.
Sementara itu, Kapolsek Manggala Kompol Semuel To’longan dalam pemaparannya menekankan pentingnya kewaspadaan dan peran orang tua serta tokoh masyarakat dalam mencegah penyebaran narkoba di lingkungan sekitar. Ia menjelaskan berbagai dampak buruk narkoba, khususnya bagi generasi muda yang dapat menghancurkan masa depan dan merusak tatanan sosial bangsa.
“Peredaran narkoba tidak hanya merusak individu, tetapi juga mengancam stabilitas sosial dan keamanan masyarakat. Oleh karena itu, pencegahan harus dimulai dari lingkungan keluarga dan komunitas,” tegas Kompol Semuel.
Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari peserta yang aktif berdiskusi dan bertanya seputar peran masyarakat dalam pengawasan lingkungan. Secara keseluruhan, kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.





