Tim PKKM Kemenag Jeneponto Nilai Kinerja Kepala Madrasah di Yapib Tompobulu dan MTs Boro, Dorong Mutu Pendidikan Lebih Profesional Tahun 2025/2026

Suasana Hangat Penyambutan Tim PKKM di Madrasah Yapib Tompobulu & MTs Boro Madrasah Aliyah Yapib Tompobulu dan MTs Boro, Kecamatan Rumbia, Jeneponto, menyambut kedatangan Tim Penilai Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) dari Kementerian Agama Kabupaten Jeneponto dengan penuh semangat dan kebersamaan.
Suasana Hangat Penyambutan Tim PKKM di Madrasah Yapib Tompobulu & MTs Boro Madrasah Aliyah Yapib Tompobulu dan MTs Boro, Kecamatan Rumbia, Jeneponto, menyambut kedatangan Tim Penilai Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) dari Kementerian Agama Kabupaten Jeneponto dengan penuh semangat dan kebersamaan.

JENEPONTO – KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com–  RumbiaSuasana penuh semangat dan kekeluargaan tampak di lingkungan Madrasah Aliyah Yapib Tompobulu dan MTs Boro, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, pada Sabtu (1/11/2025) siang. Kedua madrasah tersebut kedatangan Tim Penilai Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) dari Kementerian Agama Kabupaten Jeneponto dalam rangka evaluasi masa penilaian kinerja kepala madrasah periode 2025–2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin Kementerian Agama untuk memastikan kualitas kepemimpinan, manajemen sekolah, serta pelayanan pendidikan di madrasah terus meningkat. Penilaian dilakukan secara komprehensif, meliputi aspek administrasi, pembelajaran, inovasi, dan lingkungan kerja madrasah.

Amiruddin, S.Ag., M.Pd.I, selaku pengawas madrasah yang memimpin kegiatan tersebut, menjelaskan bahwa penilaian ini bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan Islam di Jeneponto.

“Kami hadir untuk memberi arahan sekaligus evaluasi agar kepala madrasah dan para guru semakin profesional dalam menjalankan tugasnya. Alhamdulillah, dua madrasah ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam dua tahun terakhir,” ungkap Amiruddin kepada Media KLTV Indonesia.

Ia menambahkan, Madrasah Aliyah Yapib Tompobulu dan MTs Boro dinilai memiliki komitmen tinggi terhadap pembinaan karakter dan kualitas belajar siswa. Para guru di kedua madrasah dinilai aktif menciptakan suasana belajar yang inspiratif dan berorientasi pada hasil pembelajaran yang bermutu.

“Kita ingin memastikan bahwa pelayanan pendidikan di madrasah bukan hanya baik di atas kertas, tapi juga terasa manfaatnya bagi siswa dan masyarakat,” ujarnya.

 

Sementara itu, Nasir, S.Pd., M.Pd., selaku Kepala Madrasah Aliyah Yapib Tompobulu, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kehadiran tim PKKM. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk melakukan introspeksi sekaligus memperbaiki hal-hal yang masih perlu ditingkatkan.

“Kami sangat berterima kasih atas arahan dan bimbingan dari pengawas. PKKM ini adalah proses pembelajaran bagi kami untuk terus berbenah demi kemajuan madrasah,” tutur Nasir.

Ia menegaskan bahwa pihaknya bersama seluruh tenaga pendidik siap berkomitmen mewujudkan madrasah yang unggul, disiplin, dan berprestasi.

“Insya Allah, dengan kerja sama yang baik dan niat tulus dalam mengabdi, madrasah kami akan menjadi lebih baik lagi di tahun pelajaran 2025/2026,” tambahnya penuh optimisme.

Kegiatan penilaian berlangsung dengan lancar dan penuh suasana keakraban. Tim pengawas bersama kepala madrasah serta para guru saling berdiskusi mengenai inovasi pembelajaran dan strategi peningkatan kualitas siswa. Beberapa dokumen administrasi juga diperiksa secara detail sebagai bagian dari penilaian kinerja kepala madrasah.

Dari pantauan Tim Media KLTV Indonesia, lingkungan madrasah tampak tertata rapi dan bersih. Para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan belajar sambil menyaksikan proses penilaian dari kejauhan. Suasana kondusif ini mencerminkan semangat kebersamaan dan kerja keras keluarga besar madrasah dalam menjaga citra pendidikan Islam yang unggul dan berdaya saing.

Program PKKM di Madrasah Aliyah Yapib Tompobulu dan MTs Boro diharapkan dapat menjadi pendorong utama dalam menciptakan madrasah yang modern, profesional, dan berorientasi pada mutu. Evaluasi kinerja ini bukan hanya sekadar penilaian administratif, tetapi juga langkah strategis membangun budaya kerja yang disiplin, transparan, dan berintegritas tinggi.

Penulis: Ikbal Nakku

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *