*TEGAS Jaga Indonesia Gelar Diskusi Dalam Keberagaman Perbedaan Beragama di NKRI*
Jakarta –
Klivetvindonesia.com –
Hari ini Sabtu 25 Oktober 2025 digelar diskusi dengan topik “Polemik dan Konflik dibalik SKB P2 Menteri.
Dengan Narasumber ; Halili Hassan SH MH, Dewi Kanti, Dr.Ade Armando MSC, Immanuel Pangalibali S.Th SH MH.
Berdasarkan hasil diskusi siang ini di Resto PANN Kebayoran Baru Jakarta.
Para Narsum sepakat bahwa SKB P2 Menteri (Surat Keputusan Bersama Peraturan Pemerintah Menteri) dicabut.
Karena SKB P2 Menteri dibuat pada th 2006 sampai sekarang 2025 tersebut tidak ada manfaat apapun.
Tidak perlu lagi untuk kepentingan bangsa yang beragama.
Sudah banyak korban terlalu banyak dan sudah cukuplah untuk ditinjau kembali.

Tegas Jaga Indonesia bersama elemen lain yaitu ; Indonesia Conference and Religion Peace (ICRP) menuntut Pemerintah untuk mencabut PB 2 Menteri.
Karena sudah tidak relevan dan justru menyulitkan dan mendiskriminasi para pemeluk agama.
Justru menghambat para Ummat yang ingin menunaikan kewajiban beribadah sesuai dengan keyakinan masing- masing.

Oleh karena itu *Tegas Jaga Indonesia* bersama elemen ICRP, Ahmadiyah, PGI, menuntut kepada Pemerintah dan DPR-RI untuk mencabut PB 2 Menteri.
Sekaligus meminta RUU Kerukunan Beragama untuk segera masuk Prolegnas yg isinya termasuk memudahkan pendirian rumah ibadah.
Sehingga dikemudian hari tidak ada lagi anak bangsa yang sedang sembahyang kepada Tuhan nya diusik, di aniaya, diintimidasi, dirusak tempat-tempat ibadah oleh warga lain yang tidak suka agama.
Semoga Pemerintah peduli dan disegerakan Presiden dan Menteri Agama duduk bersama untuk mencabutnya.
Sehingga masyarakat hidup rukun, damai, nyaman dalam berkehidupan keberagaman perbedaan beragama.
Semoga … Amiiin.
Jurnalis Christy.





