Ratusan Warga Padati Kampung Nelayan Untia, Sentra Wirajaya Makassar Gelar Layanan Rehabilitasi Sosial Berbasis Masyarakat

https://klivetvindonesia.com, Makassar – Suasana Sabtu pagi (18/10/2025) di Lapangan Kelurahan Untia, Kampung Nelayan, tampak berbeda. Ratusan warga bersemangat mengikuti kegiatan Layanan Rehabilitasi Sosial Berbasis Masyarakat yang digelar oleh Sentra Wirajaya Makassar, Kementerian Sosial RI.

Lebih dari 300 peserta yang terdiri dari orang tua dan wali siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 23 Makassar, pekerja sosial, penyuluh sosial, serta tim kesehatan Klinik Pratama Wirajaya turut ambil bagian dalam kegiatan ini.

 

Kegiatan berlangsung penuh antusiasme dan suasana kekeluargaan. Peserta tidak hanya mendapatkan edukasi dan layanan sosial, tetapi juga terlibat aktif dalam setiap sesi yang disiapkan panitia.

 

Dalam arahannya, Kepala Sentra Wirajaya Makassar, Nur Alam, memberikan motivasi dan penguatan kepada seluruh peserta. Ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam membangun semangat belajar anak.

“Orang tua harus senantiasa memberikan dukungan penuh kepada anak-anaknya agar tetap semangat belajar, bersabar dalam mengikuti aturan sekolah, serta bertanggung jawab dalam mengerjakan setiap tugas yang diberikan,” ujar Nur Alam yang hadir bersama Kepala SRMP 23 Makassar.

 

Selain memberikan arahan, Nur Alam juga menegaskan bahwa kegiatan berbasis masyarakat seperti ini adalah bentuk nyata komitmen Kementerian Sosial RI untuk memperkuat ketahanan sosial keluarga dan menumbuhkan kepedulian komunitas terhadap pendidikan serta kesejahteraan anak.

“Melalui pendekatan berbasis masyarakat, kami ingin memastikan bahwa Kemensos selalu ada — hadir langsung di tengah warga, memberikan manfaat yang bisa dirasakan secara nyata,” tambahnya.

 

Kemeriahan kegiatan semakin terasa dengan hadirnya Camat Biringkanaya dan jajarannya, Babinsa, Binmas, serta aparat pemerintahan setempat dan lembaga terkait yang ikut memberikan sambutan dan dukungan. Kolaborasi lintas sektor ini memperlihatkan sinergi nyata antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat layanan sosial masyarakat.

 

Rangkaian kegiatan dimulai dengan dinamika kelompok dan materi parenting skill oleh penyuluh sosial, dilanjutkan dengan pemeriksaan dan konsultasi kesehatan gratis oleh tim kesehatan Klinik Pratama Wirajaya.

Sebagai bagian dari upaya penguatan kemandirian ekonomi keluarga, pekerja sosial juga melakukan asesmen kebutuhan dan kewirausahaan terhadap peserta.

 

Tak kalah menarik, kegiatan ini juga menampilkan pelatihan membuat batik ciprat yang digelar di kompleks Perumahan Nayla, salah satu kawasan bantuan perumahan dari Kementerian Sosial RI bekerja sama dengan pemerintah daerah dan lembaga terkait.

Peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga langsung mempraktikkan proses membatik dengan teknik ciprat sederhana namun penuh nilai seni dan terapi sosial. Momen ini menjadi daya tarik tersendiri karena memperlihatkan perpaduan antara pelatihan keterampilan, ekspresi kreatif, dan pemberdayaan sosial.

 

Melalui kegiatan ini, Sentra Wirajaya Makassar kembali membuktikan bahwa layanan sosial bisa dikemas menarik, kolaboratif, dan memberdayakan.

Inilah bentuk nyata semangat #KemensosSelaluAda — negara hadir di tengah masyarakat, menebarkan semangat empati, edukasi, dan kemandirian sosial bagi semua.

 

#KemensosSelaluAda

#SentraWirajayaMakassar

#SRMP23Makassar

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *