klivetvindonesia.com Makassar – Kericuhan sempat terjadi di Lapangan Sepakbola Perumahan Sayang Praja Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar pada Jumat (3/10/2025) sekitar pukul 13.10 WITA. Sekitar 30 warga berkumpul di lokasi untuk menolak keberadaan alat berat loader yang tengah bekerja membuka akses jalan baru di sekitar lapangan.
Warga menduga pekerjaan tersebut akan menimbun lapangan sepakbola yang selama ini menjadi fasilitas umum milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Situasi memanas ketika sejumlah warga berupaya menahan bahkan mengancam akan membakar alat berat tersebut.
Kapolsek Manggala, Kompol Semuel To’longan SH., MH., M.Si bersama personel Polsek Manggala langsung bergerak cepat menuju lokasi. Kapolsek kemudian melakukan pendekatan persuasif dengan koordinator lapangan warga, Lk. Husni Mubarak, untuk menenangkan massa dan meminta mereka tidak melakukan tindakan melanggar hukum.
Di tengah upaya pengamanan, polisi mengamankan seorang pria berinisial BS yang diduga mengklaim sebagai ahli waris lapangan sepakbola tersebut. BS diamankan karena dikhawatirkan menjadi pemicu ketegangan di lokasi, apalagi ia diketahui masih memiliki laporan polisi terkait kasus penipuan dan penggelapan yang belum tuntas di Polsek Manggala. Ia kemudian dibawa menggunakan mobil patroli untuk proses lebih lanjut.
Kapolsek Manggala juga menghimbau warga untuk segera membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing. Sekitar pukul 14.00 WITA, situasi di Lapangan Sepakbola Perumahan Praja kembali aman dan terkendali.





