Musyawarah Desa Popo Bahas RKPDes 2026, Warga Optimis Pembangunan Jalan Berlanjut

 

Takalar, KLTV Indonesia – Suasana hangat menyelimuti Kantor Desa Popo, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar, pada Jumat (26/9/2025) pagi. Musyawarah desa terkait penetapan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka oleh Sekretaris Desa Popo, Muh. Basri, didampingi pendamping desa dari Kabupaten Takalar, Pathuddin Muh. Asrul.

 

Acara ini menjadi momentum penting bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk menyatukan gagasan, terutama terkait pembangunan infrastruktur jalan yang selama ini menjadi harapan warga. Salah satu agenda utama yang dibahas adalah kelanjutan pembangunan jalan paving block, yang dinilai berhasil meningkatkan kualitas akses dan memberikan kepuasan bagi masyarakat.

Sekretaris Desa Popo, Muh. Basri, dalam sambutannya menegaskan bahwa musyawarah ini bukan sekadar seremonial, melainkan forum bersama untuk menampung aspirasi warga. “Kami berterima kasih kepada seluruh peserta musyawarah yang hadir. Dengan kerja sama pemerintah desa, aparat, dan masyarakat, pembangunan Desa Popo tahun 2025 telah berjalan baik. InsyaAllah, RKPDes 2026 akan lebih terarah demi kesejahteraan warga,” ujarnya.

Kepala Desa Popo, Muhammad Safri, yang turut hadir dalam forum ini, juga menekankan bahwa pembangunan desa hanya akan berhasil bila semua pihak terlibat aktif. Ia menegaskan bahwa pos-pos anggaran yang telah disusun harus tepat sasaran dan berorientasi pada kepentingan warga. “Kalau ada niat baik, pasti ada jalan. Kami berkomitmen melanjutkan pembangunan dengan fokus utama pada kebutuhan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, pendamping desa Kabupaten Takalar, Pathuddin Muh. Asrul, memberikan apresiasi atas antusiasme warga dan perangkat desa dalam musyawarah ini. Ia menambahkan, pemerintah kabupaten melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) siap bersinergi untuk mendukung perbaikan jalan desa Popo. “Kita berharap ada kerja sama yang solid antara pemerintah desa, warga, dan pemerintah kabupaten. Termasuk menjalin komunikasi dengan Bupati Takalar agar perbaikan jalan bisa segera terealisasi,” ungkapnya.

Musyawarah ini juga menjadi wadah silaturahmi antara warga dengan pemerintah desa. Banyak masyarakat yang menyampaikan rasa puas terhadap pembangunan tahun 2025, namun mereka juga menitipkan harapan agar jalan rusak yang tersisa segera diperbaiki demi kelancaran aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga kesehatan.

Sejumlah tokoh masyarakat yang hadir menilai bahwa pembangunan paving block bukan hanya mempermudah akses, tetapi juga menjadi simbol keseriusan pemerintah desa dalam mengelola anggaran secara transparan. Mereka berharap, Desa Popo dapat menjadi contoh desa maju di Kabupaten Takalar melalui program pembangunan yang berkelanjutan.

Dengan ditutupnya musyawarah desa ini, RKPDes 2026 Desa Popo resmi dirumuskan. Semua pihak berharap program pembangunan tahun depan benar-benar memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Semangat kolaborasi antara desa, warga, dan pemerintah kabupaten diharapkan mampu menjadikan Desa Popo semakin sejahtera dan unggul.

Penulis: Ikbal Nakku – KLTV Indonesia

Editor Iman

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *