Dr. Andi Salma Samputri Disambut Payung Kebesaran, Prosesi Adat Bangsawan Bugis Memukau di Pesta Pernikahan

SULSEL – KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com–  Dalam suasana penuh khidmat dan kearifan lokal, Dr.Andi Salma Samputri,disambut dengan payung kebesaran serta iringan para pengawal pada pesta pernikahan yang digelar meriah. Tradisi penyambutan ini mencerminkan kedudukan mulia beliau sebagai bagian dari keturunan bangsawan Bugis yang senantiasa dijunjung tinggi.

 

Andi Salma Samputri merupakan generasi keempat dari Puangta Petta Caponte, salah seorang tokoh bangsawan berpengaruh yang dikenal dalam sejarah dan adat masyarakat Bugis. Petta Caponte sendiri adalah saudara kandung Puatta Ishak Manggabarani, tokoh besar dan pemangku martabat kebangsawanan yang sangat disegani di Wajo. Dengan demikian, garis keturunan yang terhubung ini menegaskan kuatnya akar kebangsawanan yang diwarisi hingga ke generasi sekarang.

Dalam kesempatan tersebut, Andi Salma Samputri turut memberikan sambutan hangat pada pesta pernikahan anak dari Ir. H. Andi Kilat Karaka, yang juga merupakan generasi ketiga dari garis keturunan Ishak Manggabarani. Kehadiran dan sambutan beliau menjadi simbol eratnya persaudaraan antar generasi bangsawan yang masih terjaga dengan baik hingga kini.

Penyambutan dengan payung kehormatan dan pengawalan adat tidak hanya menegaskan status kebangsawanan, tetapi juga menjadi simbol penghormatan kepada keluarga besar yang telah menjaga warisan budaya turun-temurun. Prosesi ini sarat makna, menggambarkan betapa kuatnya ikatan antara adat, kebangsawanan, dan nilai luhur yang diwariskan dari leluhur.

Kehadiran Andi Salma Samputri dalam balutan adat serta penghormatan istimewa ini menjadi wujud nyata bahwa budaya Bugis masih hidup, terjaga, dan tetap relevan di tengah perkembangan zaman. Acara pernikahan tersebut tidak hanya menjadi momentum kebahagiaan keluarga, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya melestarikan nilai-nilai luhur kebangsawanan dan adat istiadat yang telah menjadi jati diri masyarakat Bugis.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *