MAKASSAR – KLTV INDONESIA
–klivetvindonesia.com-– Suasana hangat namun serius terasa di Kedai Mantao, Jalan Toddopuli, Kelurahan Pandang, Kecamatan Panakkukang, Makassar, ketika puluhan anggota Ormas DPP Laskar 99 Bawakaraeng berkumpul dalam rapat evaluasi, Minggu malam (14/9/2025). Pertemuan ini digelar untuk membahas arah organisasi yang belakangan dinilai vakum dalam pergerakan.
Laskar 99 Bawakaraeng dikenal sebagai organisasi masyarakat yang cukup besar dan memiliki jaringan hingga ke berbagai daerah. Selain memiliki Struktur Dewan Pengurus Pusat (DPP LASKAR 99 BAWAKARAENG) yang berpusat di Kota Makassar, organisasi ini juga memiliki Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Jabodetabek, hingga Kalimantan. Beberapa Dewan Pimpinan Daerah (DPD) juga sudah terbentuk, di antaranya DPD Makassar, Gowa, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Kendari, dan Kolaka. Menyusul pula agenda pembentukan DPD Takalar serta DPW Papua.
Namun demikian Agenda utama rapat kali ini adalah mengevaluasi masa kepengurusan. Pasalnya, masa jabatan pengurus DPP Laskar 99 Bawakaraeng telah memasuki lima tahun dan dinilai perlu segera dilakukan Musyawarah Nasional (Munas) sesuai mekanisme organisasi.
Ketua Umum Laskar 99 Bawakaraeng, Rusmin, SE, yang akrab disapa Puang Tony Semesta, menegaskan pentingnya mematuhi aturan organisasi. “Langkah pertama adalah meminta petunjuk dari pembina, setelah itu membentuk panitia pelaksana. Semua harus berjalan sesuai mekanisme agar organisasi tetap solid,” ujarnya kepada KLTV Indonesia.
Dalam suasana penuh kekeluargaan, Rusmin juga menekankan pentingnya nilai-nilai adat Bugis-Makassar yang menjadi ruh organisasi, yakni sipakatau (saling menghargai), sipakainge (saling mengingatkan), dan sipakalebbi (saling menjunjung sopan santun). Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam setiap keputusan dan langkah ke depan.
Salah satu pembina sekaligus pendiri Laskar 99 Bawakaraeng, Ibnu Hajar, turut mengingatkan pentingnya mengembalikan marwah organisasi. “Laskar ini lahir dengan niat menjaga persaudaraan dan kehormatan. Kita harus kembali meneguhkan semangat itu agar eksistensi tetap terjaga,” tegasnya.
Dukungan juga datang dari Bendahara Umum, Angga Aljalani, yang menekankan semangat kebersamaan. “Kita ingin Laskar 99 tetap menjadi wadah yang produktif, wadah yang menyatukan saudara-saudara se-DNA Barakka, bukan sekadar nama besar,” ucapnya.
Wakil Ketua Umum, Andi Syamsul Musmar, mengajak seluruh anggota untuk menunjukkan loyalitas. “Jika ada panggilan organisasi, penting bagi kita semua untuk hadir. Mari hilangkan ego, kita harus bangkit demi menjaga persatuan Laskar 99 Bawakaraeng,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Wakil ketua umum 2 juga sebagai Ketua Harian, M. Idris Dg Balli, yang menilai organisasi membutuhkan penyegaran. “Eksistensi hanya bisa terjaga jika kita semua kembali aktif dan solid,” ujarnya memberi semangat.
Kétua DPD MAKASSAR, M.Yusran dg ngerang mengatakan kontestasi politik sudah usai mari kita kembali satukan tekad dan kembali ke tujuan utama dari organisasi yakni menjaga persatuan dan persaudaraan dengan visi Bersosial kemanusiaan dan mengembangkan nilai-nilai budaya lokal Bugis Makassar.Tandasnya
Selain membahas persoalan internal, rapat ini juga menjadi ajang silaturahmi antar anggota yang sudah lama tidak bertemu. Suasana hangat dengan canda tawa dan nostalgia membuktikan bahwa kebersamaan masih menjadi kekuatan utama organisasi ini.
Sebagai penutup, Laskar 99 Bawakaraeng menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-9 kepada DENBOGUAR (Detasemen Bodyguard Garuda Indonesia) sebagai bentuk solidaritas. “Semoga selalu jaya dan sukses ke depannya,” demikian pernyataan bersama para anggota.
-Penulis : Ikbal 99 – KLTV INDONESIA













