Lomba Nasi Goreng Bumbu Alami di SMAN 11 Takalar: Semangat Kemerdekaan, Cinta NKRI dan Alam

TAKALAR – KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com–  Masih dalam suasana penuh semarak peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, SMAN 11 Takalar menghadirkan kegiatan unik dan sarat makna. Sekolah ini menggelar lomba membuat nasi goreng dengan bumbu alami tanpa bahan pengawet, Selasa 2/9/2025 .

 

Lomba tersebut diikuti oleh tujuh kelompok guru, yang masing-masing menunjukkan kreativitas dan keterampilan dalam meracik bumbu nusantara. Suasana kompetisi berlangsung penuh antusias, diselingi tawa dan sorak dukungan dari rekan sejawat maupun siswa yang turut menyaksikan.

Kegiatan dibuka resmi oleh Kepala Seksi SMA Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Jeneponto-Takalar. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi inisiatif SMAN 11 Takalar yang berhasil menghadirkan nuansa kebersamaan melalui kuliner khas Indonesia.

Kepala UPT SMAN 11 Takalar, H. Marsito, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa lomba ini tidak sekadar hiburan, melainkan sarana menanamkan rasa cinta tanah air. “Kami ingin guru dan siswa memahami bahwa kekayaan hayati Indonesia, khususnya bumbu alami, adalah anugerah besar yang patut kita syukuri,” ujarnya.

Penilaian dilakukan berdasarkan cita rasa, kreativitas, serta penyajian. Setelah melalui proses yang ketat, panitia akhirnya mengumumkan para pemenang mulai dari Juara 1 hingga Juara Harapan, dengan masing-masing memperoleh hadiah menarik sebagai bentuk apresiasi.

Momen pengumuman pemenang menjadi salah satu bagian paling meriah, ketika tepuk tangan dan sorak gembira bergema memenuhi ruangan. Tak hanya pemenang, seluruh peserta merasa puas karena bisa terlibat dalam kegiatan yang menumbuhkan solidaritas dan semangat kebangsaan.

Salah satu peserta lomba, mengaku sangat terkesan dengan kegiatan tersebut. “Kami jadi lebih bersemangat, karena bisa berkreasi dengan bumbu tradisional tanpa tambahan penyedap. Ini juga memberi inspirasi agar di rumah kami bisa mengajarkan anak-anak hidup sehat,” katanya.

Selain itu, lomba ini juga menjadi contoh nyata bagaimana pendidikan tidak hanya berhenti pada ruang kelas. Melalui kegiatan sederhana, sekolah mampu menanamkan nilai kebersamaan, cinta lingkungan, sekaligus melestarikan kuliner tradisional yang sehat.

Dengan semangat kebersamaan, SMAN 11 Takalar menutup rangkaian lomba tersebut sebagai simbol bahwa memeriahkan kemerdekaan tidak harus selalu dalam bentuk upacara formal. Kreativitas sederhana bisa menjadi cara yang indah untuk mengenang perjuangan bangsa.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *