Suara Dosen UNM Di Tengah Tragedi

 

MAKASSAR – KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com–  Sebagai dosen, hati kami teriris dengan penuh keprihatinan dan harapan yang terpendam, karena kami tidak pernah ingin melihat masa depan bangsa yang kami cintai ini dibangun di atas kehancuran dan kebencian.

Betapa memilukan jika pelaku pembakaran gedung DPRD benar-benar mahasiswa—mereka yang seharusnya menjadi agen perubahan, yang digembleng untuk berpikir jernih, menghargai perbedaan, dan berdiskusi dengan kepala dingin.

Jika mereka yang muda, yang penuh harapan, yang seharusnya menyalakan api pengetahuan dan perjuangan melalui jalan yang damai, justru memilih jalan yang merusak dan menghancurkan, maka kita harus merenung.

Apa yang salah dengan kita sebagai bangsa, yang telah gagal memberikan mereka pembelajaran yang tepat tentang cara menyuarakan kebenaran tanpa membakar segalanya yang kita cintai?

Kami, para dosen, mengajarkan kepada mereka tentang pentingnya integritas, tentang nilai-nilai yang mengutamakan kemanusiaan dan kedamaian, namun peristiwa ini adalah peringatan keras bagi kita semua—bahwa pendidikan yang hanya mengajarkan ilmu tanpa menyentuh hati dan moral, akan sia-sia.

Tindakan seperti ini bukan hanya merusak gedung fisik yang kita lihat, tetapi juga merobek jantung kepercayaan kami kepada generasi yang seharusnya menjadi penerus estafet kemajuan bangsa.

Kami merasa sangat miris, bukan hanya karena bangunan itu terbakar, tetapi karena semangat perubahan yang seharusnya muncul dalam bentuk diskusi dan aksi damai, malah mengarah pada kehancuran yang jauh lebih besar.

Kami berharap dengan segenap hati, pelaku dari peristiwa ini bukan mahasiswa—karena kami ingin terus percaya, bahwa mahasiswa adalah pemikir kritis yang mampu menghadirkan solusi, bukan pengikut emosi sesaat yang akhirnya menenggelamkan diri dalam kekerasan dan destruksi.

Kami ingin mereka menjadi generasi yang menyalakan harapan, bukan membakar segala yang ada di depan mereka. Semoga ini menjadi titik balik untuk kita semua, untuk kembali memperkuat pendidikan karakter dan moral yang sesungguhnya—untuk mengingatkan kita akan betapa berharganya hidup bersama dalam harmoni, tanpa merusak yang sudah ada.

Kami sebagai dosen ingin terus percaya bahwa mahasiswa, sebagai penerus bangsa, akan memilih jalan yang lebih tinggi dan lebih mulia daripada jalan yang merusak.

 

Dr.Salma Samputri,M.Pd
Dosen Universitas Negeri Makassar

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *