Warga Soroti Kualitas Rehabilitasi Jembatan Gantung Maros Baru: Plat Besi Baru Diduga Lebih Tipis

 

MAROS – KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com–  5 Agustus 2025 Proyek rehabilitasi jembatan gantung yang menghubungkan Kelurahan Bajubodoa dan Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, menjadi sorotan publik setelah warga menilai kualitas pengerjaan tidak sebanding dengan kondisi jembatan sebelumnya.

Ketua RW 04 Pangkajene, Kelurahan Pallantikang, menjadi salah satu pihak yang menyampaikan kekecewaannya secara terbuka. Ia mengaku telah meninjau langsung lokasi proyek setelah menerima informasi dari salah satu media online dan melakukan dialog dengan para pekerja.

 “Kami sangat mengapresiasi upaya pemerintah yang ingin memperbaiki jembatan ini. Tapi setelah kami lihat langsung, justru ada kekhawatiran karena plat besi baru yang dipasang terlihat lebih tipis,” ungkap Ketua RW 04 kepada media.

 

 

Dalam peninjauan tersebut, Ketua RW menyebut bahwa plat besi lama memiliki ketebalan sekitar 4,2 milimeter, sementara plat baru yang digunakan hanya sekitar 3 milimeter. Perbedaan ketebalan ini menimbulkan pertanyaan tentang ketahanan dan keamanan jembatan ke depan.

 “Jembatan ini bukan sekadar penghubung, tapi akses vital untuk masyarakat, termasuk anak sekolah dan pekerja yang melintas setiap hari dengan sepeda motor. Maka dari itu, kualitas harus menjadi prioritas,” tambahnya.

 

 

Tak hanya soal material, warga juga menyoroti metode pelaksanaan rehabilitasi. Ketua RW menyebut besi penyangga lama tidak dibersihkan atau dicat ulang sebelum pengelasan plat baru dilakukan, yang menurutnya dapat mempercepat proses korosi dan menurunkan daya tahan jembatan.

 “Beberapa warga bahkan berpendapat bahwa jembatan sebelum diperbaiki justru lebih kokoh dibandingkan dengan hasil rehabilitasi saat ini,” ujarnya.

 

Minta Pemerintah Daerah Turun Tangan

Melihat kondisi tersebut, Ketua RW 04 berharap agar pihak terkait, terutama Bupati Maros dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Maros, segera melakukan evaluasi teknis terhadap proyek ini.

“Kami tidak ingin proyek yang didanai oleh uang rakyat justru menimbulkan risiko keselamatan di masa depan. Pemerintah harus memastikan semua pekerjaan sesuai standar dan spesifikasi teknis,” tegasnya.

Akses Strategis bagi Ribuan Warga

Jembatan gantung yang direhabilitasi ini merupakan salah satu akses penting yang menghubungkan dua kelurahan di jantung Kecamatan Maros Baru. Fungsinya sangat krusial untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas masyarakat.

Masyarakat berharap agar proyek ini benar-benar memperhatikan standar keselamatan dan kualitas konstruksi, mengingat fungsinya yang vital dan penggunaannya yang intensif setiap hari.

 

Penulis: Tim Investigasi Lapangan
Editor: Herman IMAN Kabiro Maros

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *