Pemkab Pangkep Serahkan 502 Roll Geomembran untuk Petambak Garam, Dorong Produksi dan Kualitas Lebih Baik

PANGKEP-KLTV INDONESIA

klivetvindonesia.com,PANGKEP – Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) melalui Dinas Perikanan terus mendorong peningkatan produktivitas dan kualitas garam lokal. Upaya ini diwujudkan melalui penyerahan bantuan 502 roll geomembran kepada 53 kelompok petambak garam, Rabu (30/7/2025), bertempat di gudang logistik Dinas Perikanan.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung petambak garam lokal agar lebih efisien dan kompetitif.
“Dengan adanya bantuan ini, saya hanya menitipkan bagaimana produksi dan kualitas garamnya itu meningkat,” ujar Bupati Yusran dalam sambutannya.

Teknologi Geomembran, Solusi Produksi yang Lebih Efisien dan Bersih
Geomembran merupakan lapisan pelindung yang diletakkan di dasar tambak. Fungsinya menjaga kualitas air, mempercepat proses kristalisasi garam, dan menghindari kontaminasi tanah sehingga garam yang dihasilkan lebih bersih.

Kepala Dinas Perikanan Pangkep, Amril, menjelaskan bahwa penggunaan teknologi geomembran mampu mempercepat masa panen dan meningkatkan kualitas garam secara signifikan.

“Dengan teknologi ini, garam yang dihasilkan tidak bersentuhan langsung dengan tanah tambak. Hasilnya lebih bersih dan hemat waktu dibanding metode tradisional,” jelas Amril.

Ia menambahkan bahwa seluruh kelompok penerima akan mendapatkan pendampingan langsung dari penyuluh perikanan yang tersebar di berbagai wilayah. Pendampingan ini penting agar pemanfaatan geomembran dapat berjalan maksimal.

Evaluasi Produksi, Targetkan Peningkatan Signifikan
Sebagai bentuk pertanggungjawaban sekaligus evaluasi efektivitas bantuan, Dinas Perikanan akan melakukan perbandingan hasil produksi garam sebelum dan sesudah penggunaan geomembran.

“Nanti kita lihat perbandingan produksinya. Tapi dari pengalaman sebelumnya, penggunaan geomembran terbukti meningkatkan hasil produksi dan kualitas garam,” tutur Amril.

Bantuan ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemkab Pangkep dalam meningkatkan sektor perikanan, khususnya subsektor tambak garam yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan di wilayah pesisir Pangkep.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *