*Ki Dalang Maestro KRAT Gunarto Mendapat Anugerah Pangkat KRA Dari Pakoe Boewono XIII Keraton Surakarta Hadiningrat, Kala Pentas Wayang Mengakhiri Bulan Suro 2025*
Surakarta –
Klivetvindonesia.com –
Ki Dalang maestro Nusantara yang fasih berbahasa inggris saat pentas Pagelaran wayang kulit di Luar Negeri dan dalam negeri, KRAT.H.Gunarto Gunotalijendro SH MM.
Mendapat penghargaan naik pangkat dari Pakoe Boewono XIII Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menjadi KRA (Kanjeng Raden Arya).
Diserahkan langsung bersama GKR PB XIII.

Dan selanjutnya berlokasi di Puri Kamandungan Komplek Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, juga digelar pentas Wayang Kulit semalam suntuk.
Ki Dalang maestro KRA Gunarto Gunotalijendro
Sang empunya Wayang Milenial Jakarta tersebut mendapat tugas negara dari Sampean Dalem Ingkang Sinuhun Pakoe Boewono XIII, mendalang bergantian dengan Adik Ingkang Sinuhun KGPHA Benowo.
Hadir para tamu Abdi Dalem Keraton dari berbagai kota-kota.
Abdi Dalem Kusumo Hondrowino Nusantara (KHN) DKI Jakarta turut hadir pula.
KP.H.Mulyatno Prawiro Diningrat SH MH sebagai Ketum KHN merasa bersyukur bisa hadirkan untuk nonton wayang kulit semalam suntuk di Keraton.
“Seperti yang biasa dilakukan Keraton Surakarta dengan mengakhiri bulan Suro yang sakral tersebut.
Dan menyambut tahun baru yang adalah sebagai tonggak kehidupan orang.
Kita introspeksi diri dengan perilaku buruk kehidupan yang lalu, harus kita perbaiki ditahun mendatang harus lebih baik.
Semakin meningkat, memperbaiki citra yang utama adalah tujuan manusia hidup.
Semakin dekat dengan Sang Pencipta Yang Maha Kuasa.
Apapun bentuk jabatan yang disandang saat ini dan yad, bertambah harta, kita tetap harus rendah hati.”
Demikian Ki Gunarto Dalang Duta Internasional Amerika-Jepang-Australia-Eropa-Roma-Vatikan-Italia tersebut mengawali wawancara dengan awak media.
“Pagelaran Wayang Kulit malam ini Pakoe Boewono XIII memilih lakon “Babad Alas Wonomarto”.
Yang memberi inspirasi kepada pendahulu Kerajaan Surakarta yang adalah hasil dari membabat alas/hutan.
Sebuah Kerajaan yang kuat dan besar, tentunya dengan harapan generasi selanjutnya bisa memelihara dan mengembangkan.
Semakin menghargai Leluhur yang telah membangun Kerajaan dari sejak dahulu.”
“Tentunya juga Keraton mendukung pembangunan, dari waktu kewaktu, dari generasi, dari Presiden ke Presiden.
Keraton Surakarta juga menyesuaikan jalannya roda pemerintahan yang sah.
Serta monitor kondisi dan situasi yang berkembang saat ini.”
“Kemajuan Teknologi dan informasi ini mendukung perkembangan zaman yang sangat cepat dari awal Covid 19 semua berubah dengan cepat.
Dunia digitalisasi berkembang pesat hingga sekarang dan harus kita kuasai.
Untuk kemajuan online yang tidak baik, judi online contohnya tentu harus tidak kita ikuti.”

Dalang Salto Sawengi Ping Seket ini mengakhirinya dengan harapan ; “Tujuan Pakoe Boewono XIII gelar Wayang kulit ini adalah, disetiap bulan Suro tetap digelar wayangan semalam suntuk.
Berharap nantinya generasi ke generasi Milenial semakin mencintai, memelihara seni budaya Nusantara yang adiluhung.
Diawali Ki Dalang Benowo (Adik Raja Pakoe Boewono XIII) sebelum saya pentas.” Tutupnya.
KGPH Benowo tampil sangat memukau, dikemas dengan lelucon sehingga para penonton sering tertawa.
Menambah hangat suasana dengan dengan suguhan suara merdu sinden Artis Niken Safitri.
Kasunanan Surakarta Hadiningrat juga peduli terhadap budaya Wayang Kulit, sehingga keluarga Raja KGPH Benowo mau mendalang.
Sehingga Masyarakat menilai budaya Nusantara wayang kulit ini harus terus terpelihara dengan baik.
Hadir juga musisi sekaligus vokalis Band Dewa 19, Ahmad Dhani yang masih Trah Keraton Surakarta, Kanjeng Pangeran Ahmad Dhani Sastro Atmodjo Joyonegoro.
Pagelaran wayang disuguhkan hingga subuh pagi ini dengan lancar dan sukses.
Jurnalis Christy.





