MAROS – KLTV INDONESIA
–klivetvindonesia.com— Seorang pemuda, Mulyadi, menjadi korban penganiayaan di Maros pada Selasa (15/7). Ia diduga dikeroyok oleh pelaku inisial S yang tak lain adalah mantan suami dari kekasihnya, Fitri, yang diduga dilatarbelakangi rasa cemburu.
Peristiwa bermula sekitar pukul 20.00 WITA saat Mulyadi mengantar Fitri pulang setelah menghadiri acara di Pantai Tak Berombak (PTB), Maros.
Tiba-tiba, S bersama seorang temannya menghadang mereka.
“S dan temannya tiba-tiba datang dan menghadang kami,” ungkap Fitri kepada wartawan.
Mereka kemudian mengeroyok Mulyadi hingga mengalami luka di kepala dan memar di lengan belakang serta punggung.
Fitri berusaha melerai, namun S dan temannya akhirnya pergi.
Mulyadi telah melakukan visum dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Maros.
“Saya sudah melakukan visum dan membuat laporan di Polres Maros,” kata Mulyadi.
Kasubsi Penmas Polres Maros, Ipda Marwan Afriady, menyatakan bahwa pihaknya akan memproses laporan tersebut secara profesional dan bertanggung jawab.
Kejadian ini menjadi sorotan dan mengingatkan pentingnya menyelesaikan konflik dengan cara yang damai dan menghindari tindakan kekerasan.
Polisi diharapkan dapat segera mengungkap motif dan menangkap pelaku penganiayaan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.





