Bergerak Cepat Usai Banjir Bandang,BPBD, Camat Rumbia dan Kapolsek Kelara Turun Tangan Pangkas Pohon di Tompobulu, Ini Alasannya..!

JENEPONTO – KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com-— Pascabencana banjir bandang yang melanda Desa Tompobulu, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Pemerintah Daerah bergerak cepat melakukan penanganan lanjutan berupa pemangkasan pohon-pohon tumbang dan rawan roboh di sekitar pemukiman warga.

 

Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 12 Juli 2025 pukul 14.00 WITA, di titik-titik terdampak langsung banjir, yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga. Aksi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Jeneponto, Andi Patappoi, S.Sos., yang hadir bersama Camat Rumbia, Abdul Rajab Lau, S.Pi, serta didampingi oleh Kapolsek Kelara-Rumbia.

 

 

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Jeneponto, kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi dan respons cepat untuk menghindari risiko lanjutan yang ditimbulkan oleh pohon-pohon tumbang akibat banjir bandang sebelumnya.

“Pemangkasan ini adalah bentuk kepedulian kami. Kami tidak ingin ada warga yang aktivitasnya terganggu atau bahkan mengalami musibah lanjutan akibat pohon-pohon yang sudah tidak stabil. Ini upaya kita bersama agar warga kembali merasa aman,” ungkap Andi Patappoi di lokasi.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi lintas sektor antara BPBD, Pemerintah Kecamatan, dan Polsek Kelara-Rumbia dalam mengamankan lingkungan pascabencana.

Sementara itu, Camat Rumbia Abdul Rajab Lau, S.Pi, menegaskan bahwa pihak kecamatan juga turut mendukung penuh kegiatan ini sebagai bagian dari pemulihan lingkungan.

“Begitu mendapat informasi dari warga, kami langsung berkoordinasi dengan BPBD. Pemangkasan pohon ini bukan hanya soal kebersihan, tapi menyangkut keselamatan dan kenyamanan warga di Desa Tompobulu. Kami ingin warga bisa kembali beraktivitas dengan tenang,” jelasnya.

Kepala Desa Tompobulu, H. Marwiyah, S.Pd.I, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah daerah terhadap warga di desanya.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran BPBD dan semua pihak yang sudah turun langsung. Ini bentuk nyata bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat. Pemangkasan pohon ini sangat membantu warga kami yang rumahnya terdampak banjir bandang lalu,” tuturnya.

 

Pemangkasan ini tidak hanya sebatas penanganan darurat, tetapi juga bagian dari program pemulihan pascabencana yang dilakukan bertahap. Warga pun merasa lega karena risiko pohon tumbang yang bisa mengancam jiwa telah diantisipasi sejak dini.

 

Kegiatan pemangkasan pohon oleh BPBD Kabupaten Jeneponto di Desa Tompobulu merupakan bentuk nyata dari pelayanan cepat tanggap pemerintah terhadap dampak bencana. Kolaborasi antara BPBD, Kecamatan Rumbia, Polsek Kelara-Rumbia, dan Pemerintah Desa Tompobulu memperlihatkan bahwa penanganan bencana tidak hanya soal tanggap darurat, tapi juga pemulihan lingkungan dan rasa aman warga.

 

Penulis: Ikbal Dg. Nakku
Editor: Redaksi KLTV Indonesia
 Tompobulu, Jeneponto – 12 Juli 2025

#BanjirBandang #BPBDJeneponto #PemangkasanPohon #TanggapBencana #PemulihanLingkungan #TompobuluAman

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *