JENEPONTO – KLTV INDONESIA
–klivetvindonesia.com– Banjir bandang dan tanah longsor yg menerjang kec,rumbia menyebabkan kerusakan rumah warga di desa bonto tiro dusun sampeang,selasa,8/7/2025.
Anggota DPRD Kabupaten Jeneponto dari Fraksi PKB Saharuddin Tompo, S. Sos ,melakukan kunjungan langsung ke lokasi banjir bandang dan tanah longsor dan memberikan bantuan secara langsung kepada para korban.
Hadir pada saat kunjungan tersebut adalah Camat Rumbia abd rajab kr,lau dan kepala Desa Bonto tiro H,marzuki tinggi.
Kunjungan ini sebagai wujud komitmen, kepedulian serta tanggung jawab moral sebagai wakil rakyat, untuk langsung melihat kondisi para korban.
Seperti di beritakan sebelumnya bahwa pada hari Sabtu, 5/7/2025, yang lalu telah terjadi bencana banjir dan tanah longsor di kecamatan Rumbia.
Dalam peristiwa tersebut, ada 7 keluarga yang dikabarkan terdampak banjir. Dari data yang ada, ada 2 keluarga yang mengalami kerugian yang parah atas nama H. Temba dan Ibu Ni’ni.
‘”Saya berharap agar bantuan ini bisa bermanfaat untuk para korban meskipun jumlah tidak banyak”‘.Begitu Ujarnya
Dan berharap kedepan tidak terjadi lagi kejadian seperti ini, kemudian untuk para korban diharapkan untuk tetap sabar menghadapi cobaan ini.
” saya juga mengingatkan kepada masyarakat yg dekat dengan bantaran sungai supaya tetap ber hati- hati dan waspada,apalagi jika terjadi curah hujan yg cukup tinggi”mengingat kec,rumbia ini sangat rawan banjir dan tanah longsor, imbuhnya.
Korban banjir bandang dg ni,ni di dusun sampeang berterima kasih banyak kepada anggota dprd dari fraksi pkb atas kunjungan dan perhatiannya.
“Seingat saya saharuddin tompo s,sos ini adalah sosok figur yg sangat rajin bersilaturahmi dan berkunjung kemasyarakat sejak dulu.” Orangnya sangat ramah” apalagi di rumbia ini banyak keluarga besarnya,tuturnya.
Perlu di ketahui bahwa dampak dari banjir bandang menyebabkan sekitar 7 rumah yg rusak, di sampeang,
4 unit motor, sekitar 40 karung gabah, sapi 3 ekor,satu ekor di sampeang dan 2 ekor di bontocini ,alat pertanian hand traktor,
Dan hampir semua tanggul, saluran irigasi ,infrastruktur pertanian,dan tanaman petani hancur,,
petani saat ini mengeluhkan tanggul dan irigasi yg rusak parah,,sedangkan tanaman yg tersisa itu butuh air ,di khawatirkan mati,jadi kita saat ini sangat membutuhkan mesin alkon,dan pipa air .supaya tanaman yg tersisa seperti lombok,tomat,padi,dll masih bisa di aliri air , di pelihara dan masih bisa menghasilkan.
kata, rajab dg nai.









