Program Makan Bergizi Gratis Tembus 4,9 Juta, Namun Sekolah Swasta Di Sul-Sel Belum Tersentuh

MAKASSAR – KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com–  Pemerintah pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) terus menggencarkan Program Makan Bergizi Gratis untuk anak-anak sekolah. Berdasarkan data yang dirilis dalam laporan APBN Kita, jumlah penerima manfaat program ini mengalami lonjakan tajam dalam enam bulan terakhir:

Januari: 750.700 penerima

Februari: 1,1 juta

Maret: 2,7 juta

April: 3,2 juta

Mei: 4,5 juta

Juni (hingga 12 Juni): 4,9 juta

Program ini menjadi bagian penting dari strategi nasional untuk meningkatkan kualitas gizi, mencegah stunting, dan menunjang prestasi belajar siswa di Indonesia. Namun, di balik angka capaian yang menggembirakan, pelaksanaan di beberapa daerah—termasuk Sulawesi Selatan—masih menghadapi tantangan serius.

Tak hanya soal frekuensi, pemerataan penerima manfaat juga menjadi sorotan. Saat ini, program makan bergizi gratis sudah dirasakan oleh siswa – siswi di lembaga pendidikan negeri, sedangkan sekolah swasta belum terjangkau, padahal di lembaga pendidik itu banyak siswa – siswi tersebut berasal dari keluarga prasejahtera.

Kondisi ini menimbulkan kesenjangan akses gizi antar peserta didik, terutama di kota-kota besar dan kawasan urban, di mana sekolah swasta sering menjadi pilihan warga karena faktor geografis atau kapasitas sekolah negeri yang terbatas.

 “Kami berharap pemerintah segera memperluas cakupan program ini ke sekolah – sekolah swasta. dengan harapan anak-anak dari keluarga kurang mampu di sekolah swasta mereka juga punya hak yang sama untuk mendapatkan asupan makanan gizi yang layak dikonsumsi dari pemerintah,” ujar sejumlah kepala sekolah swasta di Makassar.

Sementara di Lapangan Tim mendapat sejumlah Usulan Perbaikan Desentralisasi ke Sekolah, dimana sejumlah pengamat dan orang tua siswa menyarankan sebaiknya pengelolaan makanan bergizi tersebut alangkah baiknya kalau dikelola langsung oleh masing-masing sekolah, negeri dengan sejumlah masukan antara lain :

*Dana operasional langsung dari pemerintah pusat

*Pengelolaan dapur sekolah atau mitra lokal

*Laporan pertanggungjawaban setiap semester secara transparan

Skema ini dinilai mampu mempercepat distribusi, memperkuat pengawasan lokal, dan menghindari potensi ketimpangan atau penyalahgunaan dana.

Program makan bergizi gratis adalah langkah besar menuju “Indonesia Emas 2045.” Namun, agar langkah ini tidak terjadinya ketimpangan dan hanya menguntungkan sebagian, dibutuhkan komitmen serius untuk menjangkau semua anak-anak di Indonesia—tanpa terkecuali.

Sejumlah siswa – siswi sekolah swasta di Makassar mereka menuturkan bahwa kami belum pernah mencicipi makan siang gratis bergizi tersebut tapi kami sering mendengar cerita dari teman – teman yang sekolah di lembaga pendidikan negri bahwa mereka sering mengkonsumsi makanan bergizi dari pemerintah setiap hari ,” ujar mereka .

Sementara dari Sejumlah kalangan LSM mengharapkan siswa – siswi di sekolah swasta diberi juga makan bergizi setiap hari terkecuali hari libur , maka dengan demikian mereka akan tumbuh sehat , cerdas dan selamat dari stunting .

Penulis: Frans Kato

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *