PANGKEP-KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com, PANGKEP, SULSEL — Pemerintah Kelurahan Bonto Langkasa, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), terus berupaya maksimal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Di bawah kepemimpinan Lurah Agustini, SE, kelurahan ini menunjukkan komitmen tinggi terhadap peningkatan pelayanan publik dan pendataan potensi wilayah secara menyeluruh.
Dalam beberapa hari terakhir, aktivitas di kantor Kelurahan Bonto Langkasa terlihat semakin padat. Warga dari berbagai lingkungan datang untuk mengurus keperluan administrasi, seperti pengurusan surat keterangan, pengajuan data kependudukan, dan layanan lainnya. Di tengah kesibukan tersebut, Agustini, SE — yang dikenal masyarakat dengan sapaan “Ibu Lurah” — terlihat turun langsung melayani warga.
Keberadaan Ibu Lurah tidak hanya sebatas pada tugas administratif di balik meja, tetapi juga mencakup supervisi langsung terhadap kinerja seluruh perangkat kelurahan.
Ia memastikan bahwa seluruh staf bekerja secara profesional, cepat tanggap, dan ramah dalam melayani masyarakat. Hal ini menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan publik terhadap lembaga pemerintahan di tingkat kelurahan.
Selain pelayanan administrasi, Kelurahan Bonto Langkasa juga tengah fokus pada kegiatan pendataan potensi wilayah, baik dari segi sumber daya manusia, ekonomi lokal, hingga potensi sosial budaya yang ada. Pendataan ini bertujuan untuk memperoleh data valid yang bisa digunakan sebagai dasar dalam perencanaan pembangunan kelurahan ke depan.
“Kita ingin memastikan bahwa pelayanan yang diberikan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pendataan juga penting agar kita mengetahui apa saja potensi yang bisa dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar Agustini, SE saat ditemui di sela-sela aktivitas pelayanan, Rabu (2/7/2025).
Ia juga menambahkan bahwa data yang terkumpul nantinya akan dijadikan bahan analisis dalam menyusun program-program pemberdayaan masyarakat, termasuk mendukung kegiatan UMKM, pengelolaan lingkungan, serta peningkatan infrastruktur di tingkat kelurahan.
Respon masyarakat atas pelayanan yang diberikan pun cukup positif. Banyak warga menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Ibu Lurah dan jajarannya yang dinilai lebih terbuka, cepat, dan mengedepankan etika pelayanan publik.
Dengan langkah-langkah nyata yang terus diambil, Kelurahan Bonto Langkasa berharap dapat menjadi contoh bagi kelurahan lain dalam hal reformasi pelayanan publik dan pemanfaatan potensi lokal secara optimal. Ke depan, kelurahan ini ditargetkan mampu menjadi kelurahan yang mandiri dan berdaya saing tinggi di wilayah Kabupaten Pangkep.
“Pelayanan prima adalah kunci untuk membangun kepercayaan. Jika masyarakat puas, maka pembangunan akan lebih mudah dijalankan bersama-sama,” tutup Agustini, SE dengan penuh optimisme.





