PANGKEP-KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com, Pangkep, 16 Juni 2025 — Perpustakaan Kelurahan Kassi, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, kembali meneguhkan eksistensinya sebagai pusat literasi dan pengembangan keterampilan masyarakat. Setelah sempat terhenti akibat pandemi COVID-19, kini perpustakaan tersebut bangkit membawa semangat baru untuk membangun masyarakat yang cerdas, aktif, dan berketerampilan.
Perpustakaan ini bukan lagi sekadar tempat menyimpan dan meminjam buku. Ia telah berkembang menjadi ruang terbuka bagi warga untuk belajar, berkreasi, dan saling berbagi pengetahuan.
Dengan koleksi buku yang terus bertambah, mulai dari literatur umum, buku keterampilan, hingga referensi usaha kecil, warga kini memiliki akses terhadap sumber ilmu yang mendukung pertumbuhan intelektual dan ekonomi mereka.
Salah satu tokoh masyarakat, Pak Anto, menyambut hangat kehadiran kembali perpustakaan ini.
“Alhamdulillah, dengan adanya perpustakaan kelurahan, semakin menambah kegiatan-kegiatan positif, khususnya minat baca bagi semua kalangan usia di wilayah Kelurahan Kassi. Semoga fasilitas ini terus ditingkatkan,” ungkapnya penuh harap.
Dampak keberadaan perpustakaan juga dirasakan nyata oleh kalangan perempuan, khususnya Kelompok PKK Kelurahan Kassi. Berbagai aktivitas keterampilan seperti merajut dan kerajinan tangan kini lebih berkembang berkat referensi buku-buku yang tersedia.
“Perpustakaan kelurahan mendorong minat baca dan pengetahuan masyarakat. Ini sangat mendukung kegiatan PKK, khususnya dalam pengembangan keterampilan merajut yang kami pelajari dari buku-buku perpustakaan,” tutur salah satu perwakilan PKK.
Lurah Kassi, Andi Canrara, SKM, menegaskan bahwa perpustakaan ini sempat vakum cukup lama akibat pandemi, namun dengan semangat gotong royong dan antusiasme warga, kini bisa kembali dimanfaatkan dengan optimal.
“Perpustakaan adalah aset berharga. Dengan kehadiran kembali ruang literasi ini, kami ingin mendorong masyarakat untuk terus belajar, berbagi, dan tumbuh bersama,” ucap Lurah Canrara.
Senada dengan itu, Sekretaris PKK Kelurahan Kassi, Lismayana, menyampaikan harapan agar perpustakaan terus berkembang sebagai pusat kreativitas dan kolaborasi warga.
“Kami berharap perpustakaan ini tidak hanya menjadi tempat membaca, tapi juga tempat tumbuhnya ide-ide baru, tempat anak-anak bermimpi dan ibu-ibu berkarya,” ujarnya.
Rencana ke depan mencakup penambahan fasilitas digital, peningkatan koleksi tematik sesuai kebutuhan masyarakat, dan pelibatan relawan literasi untuk memperkuat fungsinya sebagai pusat pembelajaran aktif.
Kini, Perpustakaan Kelurahan Kassi telah menjelma menjadi simbol kebangkitan budaya literasi dan inovasi di tengah masyarakat Balocci. Sebuah ruang kecil yang memancarkan cahaya besar bagi masa depan warga yang cerdas, mandiri, dan berdaya.





