Di Balik 8 Sapi dan 1 Kambing di Halaman Kemenag Maros,Ada Semangat Kebersamaan !!

 

MAROS – KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com-6 Juni 2025 — Suasana di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maros tampak berbeda dari biasanya. Jumat pagi, 6 Juni 2025, sejak pukul 10.00 WITA, jajaran pegawai bersama masyarakat berkumpul dalam rangka menyambut pelaksanaan penyembelihan hewan kurban yang digagas langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Maros, Dr. H. Muhammad S.Ag., M.Ag.

 

Dalam kegiatan ini, disembelih 8 ekor sapi dan 1 ekor kambing, yang kemudian dagingnya dibagikan kepada warga kurang mampu di Kabupaten Maros.

 

Dr. H. Muhammad dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan kurban ini merupakan hasil kerja sama seluruh pegawai Kemenag Maros dan mitra terkait, termasuk partisipasi dari pihak Bank BPD Kabupaten Maros yang turut menyumbangkan satu ekor sapi.

> “Kegiatan ini bukan hanya sebagai bentuk ibadah, tetapi juga wujud nyata kepedulian Kementerian Agama kepada masyarakat, khususnya mereka yang kurang mampu. Kami berterima kasih kepada seluruh pegawai dan mitra, termasuk Bank BPD Maros yang telah membantu,” ujar Dr. Muhammad.

 

 

Lebih dari sekadar penyembelihan, Kepala Kemenag Maros menekankan pentingnya memahami esensi dari ibadah kurban. Ia mengingatkan bahwa semangat berkurban tidak bisa dilepaskan dari kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, serta menjadi bagian dari tradisi umat Islam di seluruh dunia, termasuk pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.

> “Semangat berbagi ini sejalan dengan nilai-nilai yang diajarkan dalam sejarah Nabi Ismail. Idul Adha adalah momentum untuk memperkuat solidaritas sosial, dan kami ingin menjadikannya nyata melalui kegiatan ini,” tambahnya.

 

Kegiatan ini pun disambut antusias oleh masyarakat sekitar. Banyak warga yang merasa terbantu dengan adanya pembagian daging kurban ini, apalagi menjelang Idul Adha kebutuhan masyarakat meningkat, khususnya bagi mereka yang kurang mampu.

 

Menutup keterangannya, Dr. Muhammad berharap kegiatan seperti ini dapat terus ditingkatkan dan menjadi agenda tahunan yang lebih besar serta merata jangkauannya.

> “Kami ingin kehadiran Kementerian Agama benar-benar dirasakan masyarakat, bukan hanya dalam bentuk pelayanan administratif, tapi juga aksi nyata di tengah masyarakat,” pungkasnya.

 

 

Penulis: Ikbal Nakku

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *