Babinsa Kelurahan Bonto Perak Aktif Dampingi Kegiatan LTT, Dorong Ketahanan Pangan di Kabupaten Pangkep

PANGKEP-KLTV INDONESIA

klivetvindonesia.com, Pangkep, Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Kelurahan Bonto Perak, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Kopda Sujarman, melaksanakan kegiatan pemantauan dan pendampingan Luas Tambah Tanam (LTT) di lahan pertanian sawah, Kamis (5/6/2025)

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI AD melalui satuan kewilayahan dalam membantu pemerintah mempercepat realisasi tanam, khususnya pada musim tanam berjalan. Dalam pelaksanaannya, Kopda Sujarman terjun langsung ke lapangan untuk memantau dan mendampingi para petani dalam proses tanam padi di wilayah binaannya.

Dari hasil pendampingan di lapangan, diketahui bahwa total luas sawah yang sudah ditanami di Kelurahan Bonto Perak mencapai kurang lebih 230,67 hektare dari total keseluruhan 234,96 hektare. Hal ini menunjukkan bahwa proses penanaman sudah hampir mencapai 100 persen, dan mencerminkan semangat serta kerja keras para petani yang didukung penuh oleh aparat teritorial.

Danramil 1421-02/Minasatene menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan LTT ini bukan hanya untuk mengawal pencapaian target tanam, tetapi juga untuk memberikan motivasi dan pendampingan teknis kepada para petani, bekerja sama dengan penyuluh pertanian lapangan (PPL) dan dinas terkait.

“Kegiatan pendampingan ini adalah bentuk nyata komitmen TNI AD dalam mewujudkan ketahanan pangan di daerah. Keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi yang baik antara Babinsa, petani, serta instansi pertanian setempat,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 1421/Pangkep mengapresiasi semangat dan dedikasi Babinsa dalam menjalankan tugas pendampingan tersebut. Ia berharap kegiatan ini terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi peningkatan produksi pangan serta kesejahteraan petani di wilayah Kabupaten Pangkep.

Dengan terus digalakkannya kegiatan seperti ini, diharapkan Kabupaten Pangkep dapat menjadi salah satu lumbung pangan yang mampu menopang ketahanan pangan wilayah Sulawesi Selatan maupun secara nasional.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *