Babinsa Kelurahan Balleangin Pantau Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional, Pastikan Stabilitas dan Ketersediaan Jelang Tengah Tahun

PANGKEP-KLTV INDONESIA

klivetvindonesia.com, Pangkep, 28 Mei 2025 — Dalam rangka memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat, Babinsa Kelurahan Balleangin, Serda Bahtiar, melaksanakan kegiatan pemantauan harga jual beli bahan pokok di Pasar Tradisional Balleangin, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, pada Selasa pagi, 28 Mei 2025 pukul 08.00 WITA.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam mendukung ketahanan pangan serta mengawal kondisi ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan, khususnya menjelang pertengahan tahun yang kerap diwarnai fluktuasi harga pasar. Dengan memantau langsung situasi di lapangan, diharapkan aparat teritorial dapat memberikan laporan yang akurat dan up to date kepada pihak terkait, sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pedagang, masyarakat, dan pemerintah.
Dalam pemantauan tersebut, Serda Bahtiar mendata harga-harga kebutuhan pokok yang saat ini berlaku di pasar, sebagai berikut:

Beras Medium: Rp 13.500/kg
Beras Premium: Rp 14.500/kg
Bawang Merah: Rp 35.000/kg
Bawang Putih: Rp 40.000/kg
Cabai Besar: Rp 50.000/kg
Cabai Kecil: Rp 100.000/kg
Tomat: Rp 10.000 – Rp 15.000/kg
Telur Ayam Ras: Rp 52.000/rak
Ayam Potong: Rp 55.000/ekor
Minyak Goreng Kemasan: Rp 20.000/liter
Gula Merah: Rp 26.000/kg
Tepung Terigu: Rp 11.000/kg
Gula Pasir: Rp 18.000/kg
Tahu: Rp 10.000/kg
Tempe: Rp 10.000/kg
Daging Sapi: Rp 120.000/kg

Dari hasil pemantauan tersebut, sebagian besar harga kebutuhan pokok terpantau dalam kondisi relatif stabil. Namun, terdapat beberapa komoditas yang menunjukkan kenaikan signifikan, seperti cabai kecil yang mencapai Rp 100.000/kg, menjadi salah satu perhatian utama karena termasuk bahan pokok yang cukup vital dalam konsumsi harian masyarakat.

Serda Bahtiar menuturkan bahwa kegiatan pemantauan ini tidak hanya sebatas pencatatan harga, namun juga menjadi ajang komunikasi dengan para pedagang dan pembeli untuk menggali informasi tentang kendala distribusi maupun pasokan barang. “Kami hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memastikan bahwa kebutuhan pokok tersedia dengan harga yang wajar. Ini bagian dari tugas kami untuk membantu menjaga stabilitas wilayah,” ujarnya.

Warga dan para pedagang di pasar menyambut baik kehadiran Babinsa. Menurut beberapa pedagang, kehadiran aparat TNI yang turut memantau pasar memberikan rasa aman serta menjadi bentuk perhatian nyata dari pemerintah terhadap kondisi ekonomi masyarakat kecil.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi instansi terkait seperti Dinas Perdagangan dan Pemerintah Daerah Kabupaten Pangkep dalam mengambil langkah strategis, terutama dalam mengantisipasi lonjakan harga menjelang hari besar keagamaan atau momen tertentu yang rawan gejolak harga.

Dengan sinergi antara aparat kewilayahan, pemerintah, dan masyarakat, kestabilan ekonomi lokal dapat lebih terjaga, sekaligus menciptakan rasa tenang di kalangan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *