PANGKEP-KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com, Pangkep Jumat, 23 Mei 2025 pukul 09.30 WITA, bertempat di aula kantor Kecamatan Tondong Tallasa, telah dilaksanakan kegiatan Rapat Mini Lokakarya Lintas Sektor dalam rangka percepatan penurunan angka stunting di wilayah Kecamatan Tondong Tallasa, Kabupaten Pangkep. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak lintas sektor sebagai bentuk sinergi dan kolaborasi bersama dalam upaya menekan prevalensi stunting yang masih menjadi tantangan utama dalam pembangunan kesehatan masyarakat.
Dalam kesempatan ini, Kapten Inf Muh Nawir (Ws Danramil 1421-01/Balocci) bersama Serka Burhanuddin (Babinsa Desa Bantimurung) turut hadir sebagai bentuk dukungan dari jajaran TNI dalam mendukung program pemerintah khususnya dalam peningkatan kualitas gizi dan kesehatan masyarakat. Kehadiran unsur TNI, POLRI, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, serta aparatur pemerintahan menjadi bukti kuat adanya komitmen bersama dalam menangani isu stunting secara terintegrasi
Adapun susunan acara dalam kegiatan ini dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan dengan pembacaan doa, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, sambutan-sambutan dari para pejabat terkait, pemaparan data dan informasi terkini mengenai angka stunting, sesi diskusi terbuka antar sektor, hingga penutupan acara.
Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain
Hamsar, S.E. selaku Plt Camat Tondong Tallasa,
Kapten Inf Muh Nawir (Ws Danramil 1421-01/Balocci),
Jamaluddin Rahmad (Kepala Puskesmas Bantimala),
Restu Tri Muliayani (Kabid Dalduk),
Serka Burhanuddin (Babinsa Desa Bantimurung),
Para Kepala Desa se-Kecamatan Tondong Tallasa,
Perwakilan tim gizi dan pendamping keluarga,
Perwakilan bidan dari masing-masing desa,
Bripka Abd Kadir (Bhabinkamtibmas Desa Malaka dan Bulutellue),
Sangkala (Kepala Kantor BKB Kecamatan Tondong Tallasa),
Kainuddin (Satgas Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Pangkep),
Usman, S.Ag. (Penyuluh KUA).
Dalam pemaparannya, para narasumber menekankan pentingnya pendekatan kolaboratif dan intervensi yang tepat sasaran dalam mengatasi stunting, baik dari sisi medis, sosial, maupun edukasi kepada masyarakat. Diskusi yang berlangsung juga menjadi ruang untuk menyampaikan aspirasi, kendala, dan solusi konkret di lapangan agar program percepatan penurunan stunting berjalan efektif.
Kegiatan rapat ini berakhir pada pukul 11.30 WITA dalam suasana aman, tertib, dan lancar.
Diharapkan, hasil dari rapat lintas sektor ini mampu menjadi landasan dan semangat baru bagi seluruh elemen masyarakat dalam menurunkan angka stunting dan menciptakan generasi sehat, cerdas, dan produktif di masa depan.





