Demonstrasi Tuntut SEKPER Semen Tonasa di Copot

PANGKEP-KLTV INDONESIA

klivetvindonesia.com, PANGKEP- Kepala Desa Biringere bersikap tegas dalam membela hak-hak buruh yang merupakan warga Kabupaten Pangkep, dengan menggelar aksi unjuk rasa yang mengusung aspirasi utama. Aksi tegas ini merupakan wujud aspirasi yang dijamin undang-undang, sekaligus menunjukkan dedikasi Kepala Desa dalam melindungi dan memperjuangkan hak-hak dasar warganya.

Tuntutan Kepala Desa berpusat pada dua poin penting:

Penertiban Tenaga Kerja Non-Kabupaten Pangkep: Menangani permasalahan masuknya dan pengelolaan tenaga kerja dari luar Kabupaten Pangkep.

Pencopotan Sekretaris Perwakilan (SEKPER) Semen Tonasa: Menuntut pencopotan SEKPER perusahaan Semen Tonasa saat ini.

Langkah berani Kepala Desa ini bukan hanya sekadar simbolis, tetapi merupakan upaya konkret untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat Biringere. Dalam konteks ini, Kepala Desa secara aktif berupaya untuk:

Melindungi Hak Pekerja: Prioritas utama adalah memastikan bahwa setiap pekerja di Kabupaten Pangkep, khususnya mereka yang berasal dari Desa Biringere, mendapatkan perlindungan dan penghormatan atas hak-hak mereka. Hal ini mencakup upah yang layak, kondisi kerja yang aman dan sehat, serta jaminan sosial yang memadai. Kepala Desa bertujuan untuk meminimalkan eksploitasi dan memastikan bahwa setiap pekerja diperlakukan secara adil dan sesuai dengan hukum yang berlaku.

Meningkatkan Kesejahteraan Warga: Melindungi hak-hak pekerja secara langsung berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan warga Desa Biringere. Dengan memastikan pekerja menerima upah yang adil dan kondisi kerja yang layak, mereka memiliki kesempatan yang lebih baik untuk memenuhi kebutuhan dasar, meningkatkan kualitas hidup, dan berinvestasi untuk masa depan mereka dan keluarga.
Terapkan Kebijakan yang Adil: Kepala Desa berperan aktif dalam menerapkan kebijakan yang adil dan transparan, sesuai dengan hukum, untuk melindungi hak-hak pekerja. Hal ini dapat mencakup advokasi kepada pemerintah daerah, memberikan pendidikan hukum bagi pekerja, dan membangun mekanisme pengaduan yang efektif untuk menangani pelanggaran hak-hak pekerja.
Melalui inisiatif ini, Kepala Desa Biringere tidak hanya berperan sebagai pemimpin, tetapi juga sebagai pelindung dan pembela hak-hak warganya. Komitmennya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan melalui perlindungan hak-hak pekerja merupakan contoh kepemimpinan inspiratif yang patut diapresiasi. Diharapkan langkah ini dapat menjadi contoh bagi pemimpin desa lainnya dalam membangun masyarakat yang adil dan makmur.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *