Alat Berat Parkir di Halaman Masjid, Jamaah Terganggu

 

KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com–  Maros, Sulawesi Selatan Sebuah alat berat jenis Asphalt Finisher atau Aspal Paver telah terparkir di halaman Masjid Syuhada Lau, yang terletak di Jalan Poros Trans Sulawesi, Kelurahan Maccini Baji, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros. Kehadiran alat berat tersebut sudah berlangsung kurang lebih sebulan dan kini mulai mengganggu kenyamanan para jamaah masjid serta warga sekitar.

Warga setempat mengungkapkan, alat berat itu diparkir di halaman masjid tanpa ada koordinasi sebelumnya dengan pihak pengelola masjid. Sehingga, mereka merasa terganggu dengan keberadaan alat tersebut yang menghalangi area parkir untuk kendaraan jamaah, terlebih dengan bulan suci Ramadhan yang semakin dekat.

 

“Kurang lebih sebulan alat ini parkir di sini, sangat mengganggu kami, terutama para jamaah yang akan beribadah. Apalagi, bulan Ramadhan tinggal beberapa hari lagi. Halaman masjid pasti dipenuhi kendaraan, dan jika alat ini tidak segera dipindahkan, tentu akan menyulitkan,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

 

Warga lainnya menambahkan, mereka juga merasa bingung dengan siapa pemilik alat berat tersebut. Pasalnya, tidak ada informasi yang jelas mengenai pemilik atau pihak yang bertanggung jawab atas alat itu, dan tidak ada koordinasi sebelumnya dengan pihak masjid.

 

“Kami tidak tahu siapa yang punya alat ini. Tidak ada pemberitahuan atau koordinasi apapun. Alat ini tiba-tiba saja parkir di depan masjid,” ujar warga lainnya.

 

Menanggapi hal tersebut, warga berharap agar pihak berwenang segera turun tangan untuk menyelesaikan masalah ini. Mereka meminta agar instansi terkait, baik dari tingkat provinsi maupun kabupaten, dapat mengetahui siapa pemilik alat berat tersebut dan segera memindahkannya agar tidak mengganggu aktivitas ibadah di masjid.

 

“Kami berharap pihak terkait segera mencari tahu siapa pemilik alat ini dan meminta mereka untuk memindahkannya. Kami sangat terganggu, apalagi menjelang bulan Ramadhan yang pasti akan banyak jamaah yang datang,” harap warga.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak berwenang belum memberikan klarifikasi terkait siapa yang bertanggung jawab atas keberadaan alat berat tersebut. Warga tetap berharap masalah ini dapat segera diatasi sebelum bulan suci Ramadhan dimulai.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *