Pendidikan Indonesia di Ambang Kehancuran: Pemotongan Anggaran Menjadi Sorotan

 

KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com–  Pemerintah Indonesia kembali mengumumkan pemotongan anggaran di sejumlah kementerian/lembaga, termasuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), dalam rangka efisiensi belanja negara pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024. Pada tahun ini, pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp660,8 triliun, yang setara dengan 20% dari total APBN. Meskipun anggaran pendidikan terlihat besar, pemotongan anggaran pada beberapa sektor tetap menimbulkan kecemasan di kalangan masyarakat.

 

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dilaporkan mengalami pemangkasan sebesar Rp8 triliun, sementara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiksaintek) harus menanggung pemangkasan hingga Rp14 triliun.

Langkah ini memicu sorotan tajam, terutama dari kalangan mahasiswa dan organisasi mahasiswa, termasuk BEM Nusantara Sulawesi Selatan (Sulsel).

 

Koordinator Daerah BEM Nusantara Sulsel, Muhammad Ahmad, menyampaikan kekhawatirannya terhadap kondisi pendidikan Indonesia yang dinilai semakin memprihatinkan.

“Pendidikan hari ini, terkhusus di Indonesia, sudah berada pada poros yang sangat memprihatinkan, dengan banyaknya masalah pendidikan yang harus menjadi fokus pemerintah. Mulai dari infrastruktur, sistem pendidikan, hingga kesejahteraan tenaga pendidik itu sendiri. Kini, pemerintah malah memilih untuk memangkas anggaran pendidikan. Ini sungguh menyakitkan bagi kami,” ujar Ahmad.14/2/2025

 

Ahmad juga menegaskan komitmen BEM Nusantara Sulawesi Selatan untuk menjadi garda terdepan dalam mengawal kebijakan pemerintah yang dinilai tidak pro terhadap masyarakat.

“Pemotongan anggaran pendidikan adalah langkah mundur yang akan berdampak negatif pada generasi penerus bangsa. Kami akan terus mengawal isu ini dan memastikan bahwa suara kami didengar. Pendidikan adalah investasi masa depan, bukan sekadar beban anggaran,” tegasnya.

 

Langkah pemotongan anggaran pendidikan ini menambah kecemasan banyak pihak yang khawatir akan masa depan pendidikan Indonesia.

Dengan berbagai masalah yang belum terselesaikan, banyak yang berharap pemerintah segera memperhatikan kembali sektor pendidikan demi tercapainya kualitas pendidikan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *