Klivetvindonesia.com, kubu Raya – Pesta demokrasi yang digelar dalam pilkada serentak 2024 ini menyaksikan antusiasme luar biasa, tak terkecuali bagi warga binaan lapas kelas IIA pontianak. Pada pemilihan ini, warga binaan lapas pontianak memilih calon gubernur dan wakil gubernur kalimantan barat serta calon bupati dan wakil bupati kabupaten kubu raya, Rabu (27/11).
Pencoblosan di lapas pontianak berlangsung di aula olahraga dengan menyiapkan sebanyak 2 tempat pemungutan suara (TPS) khusus.
Kegiatan dimulai pukul 7.00 pagi hingga selesai yang juga turut dihadiri oleh kadiv pas kalbar, hernowo sugiastanto serta didampingi pula oleh kalapas pontianak dan jajaran pejabat struktural dalam memastikan kondusifitas jalannya proses pilkada di lapas pontianak.
Adapun pelaksanaan pemilu kepala daerah serentak ini merupakan bagian dari proses demokrasi yang diselenggarakan setiap lima tahun sekali, dan menjadi momentum penting bagi seluruh warga negara, termasuk mereka yang tengah menjalani masa hukuman. Kalapas pontianak, julianto budhi prasetyono menyebutkan bahwa dari warga binaan yang saat ini berjumlah 1.015 orang tidak semuanya memiliki hak pilih, beberapa diantaranya disebabkan oleh warga binaan pindahan dari daerah lain serta warga binaan yang merupakan warga negara asing yang dalam kesempatan ini juga tidak memiliki hak pilih.
Sejumlah pengawasan ketat dilakukan demi memastikan kelancaran pelaksanaan pencoblosan, baik dari linmas, bawaslu termasuk pengamanan dari pihak kepolisian dan petugas lapas. Selain itu pelaksanaan pilkada serentak ini merupakan bagian dari proses demokrasi yang diselenggarakan setiap 5 tahun sekali dan menjadi momentum penting bagi seluruh warga negara, termasuk bagi mereka yang saat ini tengah menjalani masa pidana.
Sumber : Humas Lapas ll A Pontianak
(Sri)
Gunakan Hak Suara Sebanyak 829 Warga Binaan Lapas ll A Pontianak Coblos Di 2 TPS





