Guru Jangan Dijadikan Komoditi Politik Tapi Jadikan Pelita Dalam Kegelapan yang Menerangi Anak Bangsa Keluar dari Belenggu Kebodohan 

 

 

 

KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.comProfesi guru memang makan hati kalo anak didik tak cerdas maka jari telunjuk akan menunjuk kepadanya tapi jika anak didik cerdas maka banyak orang yang mengaku andilnya dan mereka lupa akan peran guru yang mendidiknya.

 

Guru kadangkala dijadikan komoditi politik setiap pemilihan kepala daerah, dimana guru – guru yang honor gajinya rendah akan dinaikan , yang belum diangkat akan diusahakan untuk diangkat yang belum terima uang insentif sertifikasi guru akan segera ditrima , pokoknya musim pilkada merupakan “musim bahagia buat guru – guru” karena enak didengar di kuping guru “.

 

Guru serba salah , maju kena ,mundur kena , apalagi tak berbuat apa – apa lebih salah lagi . Guru seperti buah si mala kama tidak makan Ayah mati makan Ibu mati.

 

Oh !! Guru karena kasihmu dan cintamu engkau mendidik anak Bangsa tanpa membedakan yang satu dengan yang lain semuanya kau perlakukan sama karena cinta yang membara di hati mu kau tabur untuk anak bangsa .

 

Guru adalah guru yang memiliki rasa tanggung jawab tinggi terhadap profesi yang diembannya. maka ia selalu tabah menghadapi cemoohan dari orang tua siswa . Kalau ia tak tabah ia tak mau pusing peduli dengan anak didiknya, persetan mau jadi apa , dan gajinya juga tak dipotong sepeser apapun tapi bukan itu pilihannya , pilihan – nya mendidik dan mendidik karena tanggung jawab guru dunia sampai akhirat .

 

Oleh karena itu , kita harus bersyukur kepada guru karena ada guru yang mau mendidik anak kita kalo bukan guru yang mendidik belum tentu ada anak bangsa yang cerdas . Karena gurulah kita keluar dari belenggu kebodohan dan ketertinggalan .

 

Guru tidak butuh dihormati tapi patut kita hormati karena gurulah maka anak Bangsa yang cerdas bisa mengikut kompetisi pemilihan kepala daerah yang jujur dan adil seperti diharapkan semua elemen bangsa karena dididik oleh guru .

 

Karena gurulah wakil rakyat bisa beretorika dengan indah dengan guru yang pernah mendidiknya . Maka dengan Hari Ulang Tahun guru yang dirayakan setiap tanggal 25 November maka kita jadikan momentum yang sangat berarti bagi guru , karena ditanggal tersebut dijadikan Hari Guru ‘dimana keberadaan profesi guru dan organisasi guru diakui oleh pemerintah .

 

Dengan menyambut datangnya Hari Guru yang ke 79 sebagai manusia biasa dan punya kekurangan tentu guru perlu mengintropeksi diri terhadap tugas yang diemban-nya . Apakah sudah dilaksanakan sesuai dengan amanah Undang – Undang Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia ( PGRI ) sudah sesuai dengan tujuan organisasi Guru khususnya guru pada umum untuk memperjuangkan nasib guru jika menimpa terhadap profesi yang dijalaninya jika belum menjadi bahan evaluasinya.

 

Selamat Hari Ulang Tahun Guru Yang 79 Semoga Guru Menjadi Garda Terdepan Mencerdaskan Anak Bangsa . Guru Sehat Negri Kuat Indonesia Jaya .

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *