MAKASSAR – KLTV INDONESIA
–klivetvindonesia.com– Bukan Mahasiswa Jika tidak merasa peduli terhadap sarana negara yang diduga keras disalah gunakan oleh pihak Unit Pelaksana Tingkat Pengelolaan Sarana Prasarana Keolahragaan dan Kepemudaan ( UPT PSKK ) Sulawesi Selatan maka dengan itu Mahasiswa yang tergabung di Jaringan Aktivis Milenial Sulawesi Selatan dan Himpunan Mahasiswa Islam melakukan aksi demonstrasi usai solat Jumat di depan Gor Sudiang , yang juga menjadi markas Unit Pelaksana Tingkat Pengelola Sarana Prasarana Olahraga dan Kepemudaan ( UPT PSKK ) Makassar Sulawesi Selatan , Jumat 19 Juli 2024 .
Dalam orasinya mereka menyampaikan pandangan politiknya terkait adanya isu yang beredar bahwa pihak UPT telah lalai dan tidak bertanggung jawab dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya dalam mengelola sarana prasarana GOR Sudiang,” begitu ujar Mahasiswa tersebut.
Lanjut Jenderal lapangan menyampaikan dalam orasinya bahwa pihak UPT harus bertanggung jawab atas perbuatannya. Maka dengan itu
“Kami meminta kepada kepala UPT Pengelolaan Sarana Prasarana keolahragaan dan Kepemudaan untuk memberikan penjelasan terkait pengalihfungsian sarana prasarana olahraga yang ada di GOR Sudiang, dan ini menurut mereka sudah jelas melanggar ketentuan hukum yang diatur dalam Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia no 9 tahun 2022 tentang Tata cara Peniadaan dan/atau Pengalihfungsian Sarana Prasarana Olahraga”, begitu ucap dwiky
Dalam aksi yang dilakukan oleh Jaringan Mahasiswa Aktivis Milenial (JAMIL) , mereka menuntut dua tuntutan yakni yang pertama copot kepala UPT PSKK yang menyalahgunakan wewenang mengalihfungsikan sarana prasarana olahraga yang ada di GOR sudiang , dan kedua, karena telah membuat kios ilegal di atas tanah negara,” begitu kata mereka .
Sehubungan dengan hal itu
kuat dugaan mahasiswa menduga bahwa kepala UPT PSKK telah ” melakukan persekongkolan “dengan pihak ketiga,” dalam kasus tersebut yakni telah mengalihfungsikan lahan GOR Sudiang menjadi Pasar atau lahan aktivitas perdagangan” yang menjadi tempat pertemuan antara penjual dan pembeli,” begitu kata jendral lapangan tersebut .
Kata jendral lapangan aksi demonstrasi Ini merupakan peringatan keras terhadap pihak UPT PSKK yang diduga tidak bertanggungjawab, oleh karena itu rekan – rekan mahasiswa tidak akan tinggal diam dan akan terus melakukan pemantauan dan pengawalan terkait kasus ini hingga ada pertanggungjawaban dari pihak terkait tersebut ,” begitu tutupnya .






