Togel Jalan, Hukum Mati: ‘Opung Bongotan’ Kuasai Batang Kuis

Deskripsi gambar untuk SEO

Klivetvindonesia.com BATANG KUIS — Judi togel bermerek “Opung Bongotan” diduga beroperasi liar dan terorganisir di Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang. Aktivitas ilegal ini berjalan terbuka, bertitik tetap, dan nyaris tanpa sentuhan hukum, seolah kebal penindakan.

 

Sedikitnya 11 desa disebut menjadi ladang operasi permanen. Dalam satu kali putaran, omzet judi ini diduga menembus Rp300 juta, hanya di satu kecamatan. Fakta ini memunculkan satu kesimpulan keras dari warga: judi hidup subur karena hukum sengaja dibuat mati.

 

Warga mengungkap dugaan setoran keamanan Rp2 juta per penulis togel yang disebut diminta oleh Kanit Reskrim Polsek Batang Kuis, agar lapak-lapak judi aman dari razia. Dugaan ini diperkuat dengan keterlibatan sejumlah ormas, yang disebut bertugas mengawal, melindungi bandar, dan memastikan bisnis haram ini berjalan tanpa gangguan.

 

Lapak-lapak judi disebut bukan rahasia, melainkan berdiri lama dan diketahui umum di Desa Pekan, Bintang Meriah, Payah Gambar, Bakaran Batu, Mesjid, Sugiharjo, Sidodadi, Sena, Tanjung Sari, hingga Desa Baru. Hampir seluruhnya beroperasi di warung kopi dan tempat nongkrong.

 

Tokoh agama dan tokoh masyarakat menilai penindakan yang dilakukan selama ini sekadar sandiwara. Yang disentuh hanya pemain kecil, sementara bandar tetap aman dan terus mengeruk uang rakyat.

 

“Judi ini merusak ekonomi keluarga dan memicu kejahatan lain. Kalau dibiarkan, pencurian, perkelahian, dan konflik sosial akan terus lahir. Ini kejahatan berlapis yang dipelihara,” tegas salah satu tokoh masyarakat.

 

Upaya konfirmasi kepada Kanit Reskrim Polsek Batang Kuis berakhir bungkam total. Tidak ada klarifikasi, bantahan, maupun tindakan nyata. Sikap diam ini justru memperkuat kecurigaan publik bahwa praktik judi togel di Batang Kuis berjalan di bawah perlindungan kekuasaan.

Deskripsi gambar untuk SEO

Pos terkait

Promosi
Deskripsi gambar untuk SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *