Wujud Pelayanan Polri, Personel Polsek Ma’rang Rutin Amankan Ibadah Mingguan Jemaat Gereja Padanglampe

Deskripsi gambar untuk SEO

PANGKEP- KLTV INDONESIA klivetvindonesia.com. Pangkep – Personel Polsek Ma’rang Polres Pangkep terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan rasa aman kepada seluruh lapisan masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan rutin pengamanan ibadah mingguan jemaat Gereja Klasis Mappatuo Padanglampe, Desa Padanglampe, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep, Minggu (01/02/2026) pagi.

Pengamanan ibadah tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Padanglampe Aiptu Mufti, S.H., bersama Ps. Kanit Propam Polsek Ma’rang Aiptu Saripuddin. Kehadiran personel kepolisian di lokasi gereja merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya umat Nasrani yang sedang melaksanakan ibadah.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaat gereja, sekaligus sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan sekitar tempat ibadah.

Aiptu Mufti, S.H., menyampaikan bahwa pengamanan gereja merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap hari Minggu.
“Harapan kami, dengan adanya pengamanan ini umat Nasrani dapat melaksanakan ibadah dengan khidmat, tenang, dan penuh rasa aman,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Kapolsek Ma’rang AKP Amran Adam menegaskan bahwa pengamanan kegiatan keagamaan merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjamin kebebasan beribadah bagi seluruh warga.
“Kami hadir untuk memastikan umat dapat beribadah dengan tenang dan nyaman. Terima kasih atas kerja sama seluruh pihak, khususnya jemaat gereja yang telah turut menciptakan suasana yang kondusif,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu jemaat gereja, Ibu Ardis, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas kehadiran aparat kepolisian.
“Kami merasa dilindungi dan dihargai. Terima kasih kepada Polsek Ma’rang dan jajarannya yang telah hadir dan memastikan ibadah berlangsung dengan damai. Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam mendukung toleransi dan kebebasan beragama,” tuturnya.

Ibadah Minggu Kasih tersebut menjadi bukti bahwa keharmonisan dan kedamaian dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat dan aparat keamanan bersinergi dalam semangat persaudaraan serta toleransi antarumat beragama.

Deskripsi gambar untuk SEO

Pos terkait

Promosi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *