Black Box Pesawat Berhasil Ditemukan, Jadi Kunci Ungkap Penyebab Kecelakaan di Pegunungan Maros–Pangkep

Deskripsi gambar untuk SEO

PANGKEP- KLTV INDONESIA klivetvindonesia.com.Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan black box pesawat yang terdiri dari Flight Data Recorder (FDR) dan Cockpit Voice Recorder (CVR) dari badan pesawat yang mengalami kecelakaan di wilayah pegunungan Maros–Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Rabu (21/1/2026). Penemuan ini menjadi salah satu momen paling krusial dalam rangkaian penanganan dan investigasi kecelakaan pesawat tersebut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Muhammad Arif Anwar, menjelaskan bahwa black box ditemukan oleh tim SAR gabungan saat melakukan penyisiran lanjutan di sektor pencarian. Perangkat penting tersebut berada di sekitar badan pesawat yang sebelumnya telah berhasil dilokalisasi di medan pegunungan yang cukup terjal dan sulit dijangkau.

“Black box yang ditemukan terdiri dari Flight Data Recorder dan Cockpit Voice Recorder. Keduanya ditemukan di sekitar badan pesawat,” ungkap Arif. Ia menambahkan bahwa penemuan ini merupakan hasil kerja keras dan koordinasi intensif seluruh unsur SAR yang terlibat, baik dari darat maupun udara, meski harus menghadapi cuaca dan medan yang menantang.

Lebih lanjut dijelaskan, FDR memiliki peran vital karena merekam berbagai parameter penerbangan, mulai dari ketinggian, kecepatan, arah, posisi pesawat, hingga kinerja mesin. Data tersebut akan sangat membantu pihak berwenang dalam merekonstruksi kronologi penerbangan sebelum terjadinya kecelakaan, sekaligus mengidentifikasi kemungkinan faktor teknis yang berkontribusi terhadap insiden tersebut.

Sementara itu, CVR berfungsi merekam seluruh percakapan di dalam kokpit, termasuk komunikasi antar awak pesawat serta suara-suara penting lainnya selama penerbangan. “Secara umum, perangkat FDR dan CVR disimpan di bagian ekor pesawat. Penempatan ini dirancang karena area ekor dinilai memiliki tingkat ketahanan lebih tinggi saat terjadi benturan, sehingga peluang penyelamatan data menjadi lebih besar,” jelas Arif.

Setelah berhasil ditemukan, black box segera diamankan oleh tim SAR dan akan diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sebagai pihak yang berwenang melakukan investigasi lanjutan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Proses analisis data dari FDR dan CVR diharapkan dapat memberikan gambaran utuh mengenai penyebab kecelakaan.

Arif menegaskan bahwa meski black box telah ditemukan, tugas tim SAR belum berakhir. Operasi pencarian dan evakuasi korban tetap dilanjutkan, disertai pengamanan objek-objek penting di lokasi kejadian. “Penemuan ini merupakan langkah penting dalam proses investigasi kecelakaan pesawat. Namun fokus utama kami tetap pada pencarian dan evakuasi korban serta pelaksanaan tugas kemanusiaan sesuai mandat,” pungkasnya.

Deskripsi gambar untuk SEO

Pos terkait

Promosi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *