Buka Seminar KKN Tematik Unhas, Lurah Arawa Berharap Membawa Perubahan Positif Berkelanjutan dan Menjawab Kebutuhan Nyata Masyarakat

 

SIDRAP – KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com-– Kepala Kelurahan Arawa, Babar Akkas, SE, secara resmi membuka Seminar Program Kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 115 Tahun 2025 Tingkat Kelurahan Arawa, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap.

Acara yang berlangsung khidmat ini diawali dengan pembacaan doa, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan dilanjutkan dengan Mars Kampus Unhas. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Direktorat Transformasi Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran, Subdirektorat Pendidikan Berbasis Pengabdian kepada Masyarakat Unhas, di aula Kelurhan Arawa, Senin, 5 Januari 2025.

​Dalam sambutannya, Lurah Arawa, Babar Akkas, SE, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya serta dukungan penuh terhadap kehadiran mahasiswa Unhas. Ia menegaskan bahwa program kerja yang disusun diharapkan mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat Arawa.

​”Pemerintah Kelurahan Arawa sangat mendukung program kerja ini. Kami berharap sinergi antara mahasiswa, pemerintah, dan warga dapat membawa perubahan positif serta manfaat berkelanjutan bagi kemajuan wilayah kita,” ungkap Babar Akkas.

Sementara itu, Koordinator Desa (Kordes) Arawa, Irsan, mahasiswa Jurusan Agroteknologi, mengungkapkan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari pihak kelurahan. Ia menjelaskan bahwa program yang disusun telah melalui observasi agar tepat sasaran.

​”Kami menyusun program ini berdasarkan kebutuhan masyarakat. Kami memohon dukungan dari Pemerintah Kelurahan dan seluruh lapisan warga agar kegiatan ini dapat berjalan sukses dan bermanfaat,” ungkap Irsan.

​lanjut Irsan mengatakan sebanyak enam mahasiswa KKN Unhas Gelombang 115 ditempatkan di Kelurahan Arawa, yaitu:

​Irsan (Agroteknologi)
​Patricia (Hubungan Internasional)
​Hijrah (Administrasi Negara)
​Suci (Arkeologi)
​Ira (Kehutanan)
​Deli (Kehutanan)
​Dalam seminar tersebut, para mahasiswa memaparkan dua kategori program kerja, yakni program kelompok dan individu:

​1. Program Kerja Kelompok:

​Digitalisasi UMKM: Membantu pelaku usaha lokal go-digital.
​Aksi Nyata Peduli Lingkungan: Pengadaan tempat sampah untuk menjaga kebersihan wilayah.
​2. Program Kerja Individu:

​Pemanfaatan Buah Bintaro: Inovasi pembuatan pestisida nabati yang ramah lingkungan.
​Penanaman Pohon: Upaya menjaga keberlanjutan ekosistem lingkungan.
​Optimalisasi Potensi UMKM: Pendampingan khusus bagi pelaku usaha.
​Buku Saku Edukasi Budaya: Dokumentasi dan literasi sejarah/budaya lokal.
​Youth Pioneer Academy: Pemberdayaan remaja berbasis personal entrepreneurship.
​Kegiatan seminar diakhiri dengan diskusi bersama warga dan tokoh masyarakat guna mematangkan implementasi program di lapangan selama masa KKN berlangsung. (Risal Bakri).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *