Malam Pergantian Tahun Berujung Petaka: Pemuda di Bawah Umur Jadi Korban Pengeroyokan dan Penikaman di Jalan Andalas Makassar

MAKASSAR – KLTV INDONESIA-klivetvindonesia.com 1 Januari 2026 — Malam pergantian tahun yang seharusnya menjadi momen perayaan berubah menjadi tragedi bagi Muhammad Gilang Putra, seorang pemuda di bawah umur yang menjadi korban pengeroyokan dan penikaman oleh kelompok orang tak dikenal di Jalan Andalas, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (31/12/2025) malam.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.30 WITA, saat korban tengah mengendarai sepeda motor menuju Jalan Laiya untuk bergabung dengan teman-temannya dalam sebuah kegiatan akhir tahun. Di tengah perjalanan, korban diduga dihadang oleh sekelompok orang yang juga menggunakan sepeda motor, sehingga memicu situasi mencekam.

Merasa terancam, korban berusaha menghindar dengan mempercepat laju kendaraannya. Namun upaya tersebut berujung pada aksi kejar-kejaran yang berakhir di Jalan Andalas, tepatnya di sekitar kawasan pertokoan. Di lokasi itu, korban terpojok dan mengalami tindakan kekerasan secara bersama-sama oleh para pelaku.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius dan segera dilarikan ke rumah sakit Pelamonia dan di rujuk rumah sakit daya untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan informasi terakhir, korban sempat menjalani tindakan operasi di Rumah Sakit Daya Makassar sebelum kemudian penanganan lanjutan dilakukan. Kondisi korban kini masih dalam pemantauan tim medis

Orang tua korban, Hastuti, secara resmi melaporkan peristiwa tersebut ke Polrestabes Makassar pada Kamis (1/1/2026) dini hari. Laporan diterima dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor STPL/2526/XII/2025/SPKT/POLRESTABES Makassar. Dalam laporannya, keluarga meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan tindak pidana kekerasan terhadap anak sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Hingga berita ini diturunkan, identitas para pelaku masih dalam proses penyelidikan dan berstatus dalam lidik. Pihak kepolisian menyatakan akan menindaklanjuti laporan tersebut dengan mengumpulkan keterangan saksi, rekaman pendukung, serta bukti lain guna mengungkap motif dan pelaku kejadian.

Insiden ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan pengamanan ekstra, khususnya pada malam-malam perayaan yang dipadati aktivitas masyarakat. Keluarga korban berharap aparat kepolisian dapat bekerja cepat dan profesional agar keadilan bagi korban segera terwujud serta kejadian serupa tidak terulang.

Penulis:

Koordinator Liputan KLTV Indonesia

Muhammad Yasin Kiki

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *