Menjemput Tahun dengan Zikir: Majelis Ta’lim Istighfar Mareppang Gelar Pengajian dan Doa Bersama, Serukan Tahun Baru Penuh Keberkahan

BARRU- KLTV INDONESIA klivetvindonesia.com.Barru, Mallusetasi — Menyongsong pergantian tahun 2025 menuju 2026, suasana religius terasa hangat di Masjid Istighfar Mareppang, Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru. Pada Sabtu malam, 26 Desember 2025, Majelis Ta’lim Istighfar Mareppang menyelenggarakan kegiatan pengajian dan doa bersama, sebagai wujud syukur dan permohonan perlindungan kepada Allah SWT dalam memasuki tahun baru.

Acara bernuansa spiritual ini turut dihadiri oleh pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mallusetasi, yakni Muhammad Said, S.Ag. dan Nuryani, S.Ag., S.H. Hadir pula Dr. Muhammad Fadli, S.Pd.I., M.Pd.I., penyuluh agama KUA Kecamatan Mallusetasi, yang didapuk sebagai pemimpin pengajian dan pemimpin doa bersama. Selain itu, tampak pula Jamal, imam Masjid Istighfar Mareppang, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta anggota Majelis Ta’lim Istighfar Mareppang yang memadati masjid dengan penuh kekhusyukan.

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Isya berjamaah, dilanjutkan dengan rangkaian pengajian yang menjadi inti acara. Dalam tausiyahnya, Dr. Muhammad Fadli menyampaikan nasihat dengan tema “Meraih Ridho Allah SWT”, mengingatkan jamaah akan pentingnya menjaga silaturahmi dan meningkatkan kualitas ibadah, mengingat manusia tidak pernah tahu kapan ajal tiba. Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum pergantian tahun sebagai titik refleksi, memperkuat hubungan dengan Allah SWT, dan memperbaiki diri untuk menjadi hamba yang lebih bertakwa.

Pada sesi doa bersama, jamaah masjid memanjatkan munajat khusus bagi para korban bencana alam, terutama di wilayah Aceh dan Sumatera yang tengah tertimpa musibah. Dr. Muhammad Fadli memimpin doa agar Allah SWT memberikan ketabahan kepada para korban serta memulihkan kondisi daerah yang terdampak, sekaligus memohon perlindungan agar seluruh masyarakat Barru senantiasa terhindar dari marabahaya di tahun mendatang.

Selain itu, malam tersebut juga menjadi momen penting dengan dilakukannya penyerahan buku khutbah oleh Muhammad Said, S.Ag., yang diterima simbolis oleh Imam Masjid Istighfar Mareppang. Buku ini diharapkan dapat menjadi pedoman dan sumber rujukan dalam penyampaian khutbah Jum’at, sehingga pesan dakwah makin luas tersampaikan kepada masyarakat.

Ketua Majelis Ta’lim Istighfar Mareppang, Sumriani, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada KUA Kecamatan Mallusetasi atas dukungan dan kehadirannya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para anggota majelis yang telah aktif berpartisipasi, serta kepada owner NEPO NET yang turut memeriahkan kegiatan melalui penyediaan hadiah doorprize bagi jamaah, sebagai bentuk penyemangat dan perhatian terhadap kegiatan keagamaan.

Sumriani juga menekankan bahwa kegiatan ini telah selaras dengan surat edaran Bupati Barru dalam menyambut Tahun Baru 2026, yang mengimbau masyarakat untuk tidak merayakan malam pergantian tahun dengan euforia berlebihan seperti pesta hiburan dan kembang api. Sebaliknya, masyarakat dianjurkan memperbanyak zikir dan doa sebagai bentuk kepedulian dan penghormatan terhadap saudara-saudara yang tengah mengalami musibah di berbagai daerah.

Menutup kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut, Majelis Ta’lim Istighfar Mareppang berharap agar pemerintah daerah dan masyarakat terus memberikan dukungan sehingga program keagamaan semacam ini dapat terus berlanjut menjadi wadah penguatan iman, sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Dengan zikir dan doa, Majelis Ta’lim Istighfar Mareppang memilih menyambut pergantian tahun dengan penuh ketenangan dan kesyukuran — bukan sekadar merayakan waktu yang berganti, tetapi mengisi hati dengan harapan baru, memohon ridho Ilahi, dan memperkuat persatuan umat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *