Pelaksana Proyek SMKN 2 Sungai Kakap Akui Sengaja Kerja Aduk Manual

Kubu Raya – Pelaksana proyek SMKN 2 Sungai Kakap akui jikalau pekerjaannya sengaja bekerja mengaduk semen secara manual di Proyek SMKN 2 Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya di Parit Seh Muhammad Desa Jeruju 25/12/2025.
Tim Lumbung Informasi Masyarakat menerima aduan masyarakat terkait kegiatan proyek pembangunan di SMKN 2 Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya terkait cara mengaduk semen secara manual.
Tim turun kelapangan memastikan keakuratan informasi yang di terima, alhasil fakta lapangan terlihat jelas para pekerja mengaduk semen secara manual diatas jalan.
Tim berupaya menghubungi pelaksana Santo via WhatsApp ia mengatakan bahwa memang sengaja menggunakan cara manual dikarenakan molen tidak bisa masuk ke lokasi kerja.
Syafarahman Ketua Umum Lumbung Informasi Masyarakat kepada awak media mengatakan bahwa pelaksana diduga kuat melakukan kebohongan terkait molen yang tidak bisa masuk ke lokasi kerja padahal 50 meter dari tempat mereka bekerja ada molen masyarakat.
Sangat ironis sekali pelaksana tersebut demi meraup keuntungan besar selain bekerja secara manual, pekerja pun tidak ada yang menggunakan K3.
Tidak juga terlihat papan plang proyek baik di pinggir jalan atau didepan sekolahan, sehingga terkesan ada unsur kesengajaan untuk menutup nutupi anggaran dan diduga kuat ada unsur korupsi didalam kegiatan tersebut.
Sangat aneh pekerjaan tersebut berjalan mulus terkesan tidak diawasi oleh konsultan pengawas, sehingga menimbulkan pertanyaan baru apakah konsultan tersebut juga sudah terpapar atau ada unsur kongkalikong dengan pelaksana.
Jika pihak PPK dan Kabid maupun Kepala Dinas tidak merasa ada suap di dalam proyek ini, kami yakin proyek ini akan dikaji ulang, dan tidak bisa dibayarkan alias total lost. Tutupnya
Tim media berupaya mengkonfirmasi pihak dinas namun belum bisa terkoneksi dikarenakan peringatan hari besar Natal.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *