PANGKEP- KLTV INDONESIA klivetvindonesia.com.PANGKEP — Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga harmonisasi kehidupan antarumat beragama. Hal ini tercermin dari kehadiran langsung Bupati Pangkep, Dr. H. Muhammad Yusran Lalogau, Sp.i., M.Si., dalam pelaksanaan Ibadah Syukur dan Natal Tahun 2025 di Gereja POUK Tonasa 1, Kelurahan Tonasa, Kecamatan Balocci, pada Kamis (25/12/2025).
Kegiatan ibadah yang mengusung tema “Sang Penyelamat Menjadi Kita dan Menerangi Dunia” (Yohanes 1:1–14) dipimpin oleh Pdt. Asnarit Pagalu, S.Th., dan dihadiri 43 jemaat dengan penuh kekhusyukan dan suasana damai. Kehadiran Bupati beserta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menjadi momentum penting bagi masyarakat, khususnya jemaat gereja, sebagai bentuk dukungan moral dan jaminan rasa aman dari pemerintah daerah.


Dalam sambutannya, Bupati Pangkep mengucapkan selamat merayakan Natal kepada seluruh jemaat Gereja POUK Tonasa 1 dan menyampaikan apresiasi atas suasana aman dan kondusif yang tercipta. Ia menekankan bahwa kerukunan bukan hanya slogan, tetapi harus diwujudkan melalui kebersamaan, penghormatan, dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Pangkep akan selalu hadir, memastikan bahwa setiap umat dapat melaksanakan ibadahnya dengan aman, damai, dan penuh rasa nyaman. Kerukunan adalah fondasi pembangunan, dan Natal adalah momentum memperkuat cinta kasih antar sesama,” ujar Bupati dalam sambutannya.
Selain memastikan suasana kondusif dan hubungan antaragama tetap harmonis, Bupati juga mengapresiasi jajaran TNI–Polri serta pemerintah kelurahan yang turut mengamankan jalannya ibadah. Pengamanan lapangan dipimpin oleh Koramil 1421-01/Balocci bersama personel Polsek Balocci serta ditopang unsur pengamanan PT Semen Tonasa. Dandim 1421/Pangkep bahkan hadir langsung memantau jalannya pengamanan guna memastikan pelaksanaan ibadah berjalan lancar.
Sebelum meninggalkan lokasi sekitar pukul 10.55 Wita, Bupati dan rombongan Forkopimda menyempatkan diri foto bersama dengan para jemaat, sebagai simbol kedekatan dan bentuk penghargaan terhadap umat Nasrani yang sedang merayakan Hari Natal.
Seluruh rangkaian kegiatan Ibadah Natal dan pengamanan dinyatakan selesai pada pukul 10.58 Wita dalam keadaan aman, tertib, dan penuh kehangatan. Kehadiran Bupati secara langsung tidak hanya menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap kebebasan beribadah, tetapi juga menjadi pesan kuat bahwa Pangkep adalah daerah yang menjunjung tinggi toleransi, persatuan, dan harmoni antarumat beragama.





