MAROS – KLTV INDONESIA
–klivetvindonesia.com-— Pemerintah Kabupaten Maros kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pembukaan Gebyar UMKM 5. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Maros, A. Muetazim Masyur, didampingi Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Maros, Andi Syamsophian, pada Minggu, 21 Desember 2025, pukul 09.00 Wita, bertempat di Lapangan Pallantikang, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Maros menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran panitia serta Dinas Koperindag atas terselenggaranya Gebyar UMKM 5 dengan baik. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Maros dalam mendorong peningkatan pendapatan dan kualitas perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku UMKM.
Menurut A. Muetazim Masyur, Gebyar UMKM 5 bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wadah strategis bagi pelaku usaha kecil dan menengah untuk membenahi diri, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas jangkauan pasar. Momentum akhir tahun ini diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat Maros.
“Pemerintah Kabupaten Maros terus mendukung program bersama Bupati Maros untuk mendorong UMKM agar tumbuh, berkembang, dan memiliki daya saing. Dengan kerja keras dan sinergi semua pihak, target peningkatan ekonomi kerakyatan dapat tercapai,” ujar Wakil Bupati Maros.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Maros, Andi Syamsophian, menjelaskan bahwa Gebyar UMKM merupakan agenda tahunan yang telah dimulai sejak tahun 2020. Pada tahun 2025 ini, pelaksanaan Gebyar UMKM 5 menjadi kelanjutan dari upaya pemberdayaan UMKM secara berkelanjutan di Kabupaten Maros.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan ajang kompetisi, melainkan pameran produk UMKM sebagai sarana promosi, edukasi, dan peningkatan kapasitas pelaku usaha. Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap UMKM lokal semakin dikenal dan mampu meningkatkan nilai jual produknya.
Selain pameran UMKM, Gebyar UMKM 5 juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan pendukung, termasuk penampilan siswa-siswi dari tingkat Sekolah Dasar se-Kabupaten Maros. Kehadiran mereka turut menambah semarak acara dan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Dengan meningkatnya jumlah pengunjung, para pelaku UMKM diharapkan memperoleh manfaat langsung berupa peningkatan penjualan dan perluasan jaringan usaha.

Hal ini sejalan dengan tujuan utama kegiatan, yakni mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan memperkuat sektor UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah.
Menutup keterangannya, Andi Syamsophian berharap Gebyar UMKM 5 dapat terus ditingkatkan kualitas dan pelaksanaannya di tahun-tahun mendatang, sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Maros.
Penulis: Ikbal Nakku






