Klivetvindonesia.com Takalar
Abrasi menggerus beberapa meter daratan pantai di kampung pandanga Desa Aeng Batu-Batu Kecamatan Galesong utara Kabupaten takalar, Kamis 18 Desember 2025 akibat gelombang pasang air laut. 
Akibat kejadian tersebut16 rumah warga yang mengalami rusak berat akibat hantaman ombak , dan mengancam rumah warga yang ada di sekitar, semua dampak yang ditimbulkan dari tambang pasir laut beberapa tahun lalu yang pernah piral dimedia Sosial”ungkapnya
Berdasarkan laporan warga Pandanga Desa Aeng Batu batu Kabupaten Takalar pada hari Kamis 19 Desember 2025 kemarin
abrasi pantai yang menyebabkan beberapa rumah warga mengalami kerusakan yang sangat berat diantaranya rumah Dg Sija yang tinggal didaerah pesisir pantai. 
Dari hasil konfirmasi salah satu wartawan KLtvindonesia.com Mustari kepada warga Pandanga yang terkena abrasi meyebutkan,16 rumah yang hancur didaerah pesisir diantarnya : 1.Dg Ngerang 2. Dg Nyarrang 3. db nompo 4 pos yandu 5 mesjid 6 hj lino 7 Dg Lau 8. Dg Lewa 9. H. Tunru 10. Dg Naba 11. Dg Nai 12. Dg Tojeng 13. Dg Sija 14. Dg Lawa 15. Nanni 16 Dg. Ngasseng dan masih terdapat beberapa rumah warga yang terancam runtuh.
Pada penanganan awal abrasi tersebut Para warga galesong utara Kabupaten Takalar membuat penahan bibir pantai untuk menahan hantaman ombak dan hingga saat ini masih terus berlanjut, “kami berupaya membuat pagar dari hamtaman ombak meskipun besifat sementa namun tetap tidak bisa terbendung karena ombak sangat besar, dan kami sangat menghapkan adanya pengananganan serius dari pihak pemerintah.
Dan kami juga sangat mengharapkan bantuan serta baik dari masyarakat maupun dari pemerintah setempat “ungkap para warga korban.





