Peningkatan Diversifikasi dan Ketahanan Pangan Masyarakat, Bidang Ketapang DPKP Maros Lampaui Target Skor PPH RPJMD senilai 87,70 Poin

 

Maros Dalam rangka peningkatan diversifikasi dan ketahanan pangan masyarakat, Bidang Ketahanan Pangan pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Maros menggelar kegiatan koordinasi dan sinkronisasi skor Pola Pangan Harapan (PPH), pemantauan dan evaluasi konsumsi per kapita per tahun, Selasa 16 Desember 2025 di Ruang Rapat Kadis DPKP Kab. Maros.

 

Dalam laporannya, Kepala Bidang Ketahanan Pangan yang diwakili oleh Panitia Pelaksana Kegiatan, Hj. Hasnah, S.P., menyebutkan bahwa Pola Pangan Harapan (PPH) adalah susunan keragaman pangan yang didasarkan pada sumbangan energi dari kelompok pangan utama terhadap kecukupan konsumsi pangan penduduk di suatu wilayah.

“PPH merupakan instrumen untuk menilai situasi konsumsi pangan penduduk di suatu wilayah yang dapat digunakan untuk menyusun perencanaan kebutuhan konsumsi pangan ke depan, dengan mempertimbangkan aspek norma dan kecukupan gizi, preferensi konsumsi pangan masyarakat dan potensi ketersediaan pangan wilayah,” ujar Hj. Hasnah

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Maros, Jamaluddin, S.Pi., M.Si, dalam sambutannya mengemukakan bahwa situasi konsumsi pangan masyarakat Kabupaten Maros merupakan pondasi ketahanan pangan yang harus selalu dipantau secara rutin oleh Bidang Ketahanan Pangan DPKP Kab. Maros.

“Skor PPH merupakan system informasi pangan dan gizi yang penting bagi Pemerintah Daerah. Adapun target skor PPH pada RPJMD Kab. Maros tahun 2025 yakni 85,27 poin, sementara data survey sosial ekonomi nasional (SUSENAS), skor PPH Kab. Maros telah melampaui target yakni 87,70 poin. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat konsumsi masyarakat Maros sudah bagus, sudah beragam, tetapi dari tingkat gizi, seimbang dan aman masih harus diintervensi pada beberapa jenis pangan guna mencapai skor PPH 100 poin,” terang Jamaluddin

Koordinasi dan Sinkronisasi Skor PPH oleh Bidang Ketahanan Pangan DPKP Kab. Maros diikuti oleh BPP Bontoa, BPP Tanralili dan BPP Maros, Kepala Desa Kurusumange, Perwakilan Pemdes Nisombalia dan Ampekale dengan menghadirkan narasumber dari Badan Pusat Statistik Kab. Maros dan Provinsi Sulawesi Selatan terkait pemanfaatan data statistik dalam mendukung ketahanan pangan Kab. Maros.

Kegiatan yang berlangsung sehari tersebut dimoderatori oleh Aswadi Hamid dengan masing-masing Narasumber, Kepala DPKP Kab. Maros, Jamaluddin, S.Pi., M.Si., BPS Provinsi Sulawesi Selatan, Andhy Aryutama Kamase, S.ST., M.Ec.Dev., BPS Kabupaten Maros, Faishal Abdurrazaq, S.TR.STAT.

Penulis : Zainal Arifin, S.Hut.

Editor Iman

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *